Satelite Lokal, Telkom 3S Resmi Jelajahi Wilayah 3 T

Satelite Lokal, Telkom 3S Resmi Jelajahi Wilayah 3 T
Jakarta, Obsessionnews.com – Satelit Telkom 3S buatan karya anak bangsa resmi diluncurkan Selasa (13/2/2017) pukul 18.39 waktu Guyana, Perancis. Selain mengurangi ketergantungan kepada satelit asing, ini dapat mengurangi kesenjangan akses informasi di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil). Satelit Telkom 3S akan melengkapi dua satelit Telkom lainnya yang masih beroperasi yaitu Telkom-1 dan Telkom-2. Jangkauan Satelit Telkom 3S meliputi seluruh wilayah Indonesia, Asia Tenggara, dan sebagian Asia Timur. “Keberadaan ketiga satelit milik Telkom ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap satelit asing sehingga kebutuhan satelit akan di-supply dari kita sendiri,” ucap Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga  yang memantau langsung proses peluncuran di Jupiter Control Room, Guiana Space Center, Kourou, French Guiana, dikutip laman Telkom. Tidak hanya dalam hal coverage, Telkom 3S juga melengkapi kemampuan layanan satelit yang ditawarkan bagi pelanggan di Indonesia karena merupakan satelit pertama milik Telkom yang dilengkapi dengan transponder Ku-band. Satelit sebelumnya, Telkom-1 hanya memiliki transponder C-band, sedangkan Telkom-2 bertransponder C-band dan extended C-band. [caption id="attachment_178920" align="alignleft" width="339"] Integrasi fairing dengan kendaraan peluncur dimana satelit Telkom 3S sudah terpasang di Final Assembly Buliding, Guiana Space Center, Kourou, French-Guiana, pekan lalu.[/caption] Dengan transponder Ku-Band, maka Telkom kini memiliki layanan satelit dengan bit rate tinggi untuk sistem komunikasi yang lebih berkualitas. “Dengan peningkatan kapasitas layanan satelit ini, Telkom berharap mampu berperan aktif untuk turut membangun masyarakat digital Indonesia hingga ke pelosok nusantara guna meningkatkan perekonomian bangsa,” ujar Alex. Satelit yang merupakan salah satu pertanggungan yang dijamin oleh Asuransi Jasindo ini berbobot 3.5 Ton berkapasitas 42 Transponder. Hal ini akan menuju Slot Orbit 118 derajat Bujur Timut (BT) unt akhirnya akan mampir di Slot 135.5 BT guna pengetesan mengelilingi selama 10 - 15 hari. Selanjutnya Satelit Telkom 3S akan didorong oleh Roket peluncur Internal unt masuk orbit 118 BT di ketinggian 36 ribu kilometer dari permukaan bumi. Peluncuran ini juga dihadiri oleh Direktur Tehnik & LN Jasindo Syarifudin, Kadiv Aviation & Space serta Kepala KC Bandung Korporasi. Keberhasilan Satelit Telkom 3S ini sekaligus menandai 40 tahun lebih kiprah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dalam bisnis dan pengoperasian satelit telekomunikasi untuk Indonesia. Dengan nilai investasi mencapai USD 215 juta yang mencakup biaya pembuatan satelit, jasa peluncuran dan asuransi, Telkom 3S memiliki kapasitas 42 transponder atau setara 49 Transponder Equivalent (TPE) yang terdiri atas 24 transponder C-Band (24 TPE), 8 transponder extended C-Band (12 TPE), dan 10 transponder Ku-band (13 TPE). Tidak hanya dalam hal coverage, Telkom 3S ini dilengkapi kemampuan layanan satelit yang ditawarkan bagi pelanggan di Indonesia. Karena merupakan satelit pertama milik Telkom yang dilengkapi dengan transponder Ku-band. Satelit sebelumnya, Telkom-1 hanya memiliki transponder C-band, sedangkan Telkom-2 bertransponder C-band dan extended C-band. Dengan transponder Ku-Band maka Telkom kini memiliki layanan satelit dengan bit rate tinggi untuk sistem komunikasi yang lebih berkualitas. “Peningkatan kapasitas layanan satelit ini, Telkom berharap mampu berperan aktif untuk turut membangun masyarakat digital Indonesia hingga ke pelosok nusantara guna meningkatkan perekonomian bangsa,” pungkas Alex. (Popi Rahim)