Ridwan Berharap Kinerja Dewanti Lebih Bagus dari Suaminya

Ridwan Berharap Kinerja Dewanti Lebih Bagus dari Suaminya
Jakarta, Obsessionnews.com - Pilkada serentak 2017 telah selesai. Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Batu, Malang Raya, nomor urut dua, Dewanti Rumboko-Punjul Santoso, berhasil menempati posisi tertinggi berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei dengan persentase 44,23%. [caption id="attachment_178772" align="alignleft" width="338"] Hasil hitung cepat menunjukkan duet Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso menempati urutan teratas di Pilkada Kota Batu, Jawa Timur, Rabu (15/2/2017). (Viva.co.id/Lucky Aditya)[/caption] Posisi kedua ditempati oleh pasangan nomor urut satu, Rudi-Sujono, yang mendapat suara 19,07%. Kemudian pasangan nomor urut tiga Hairudin - Angga Sonata memperoleh suara 16,97%. Terakhir pasangan nomor urut empat Abdul Majid-Kasmuri Idris mendapat suara  16%. Meski sudah dua kali gagal menjadi kepala daerah, di Kota Malang dan Kabupaten Malang, kini mimpi Dewanti hampir terwujud. Karena selisih suara dari tiga calon lainnya sangat jauh. Dewanti diusung oleh dua partai besar, PDI-Perjuangan dan Golkar. ‎ Menanggapi hal itu, Ketua Departemen Pemenangan Pemilu Jawa Timur DPP Partai Golkar, Ridwan Hisjam, mengatakan, kemenangan Dewanti-Punjul ‎menunjukkan  masyarakat Kota Batu percaya  Dewanti bisa meneruskan program kerja suaminya, Eddy Rumpoko, sebagai Wali Kota Batu yang sudah teruji. "Kepuasan publik Kota Malang terhadap Eddy Rumpoko masih tinggi. Dia dianggap sebagai Wali Kota yang sukses menjadikan Batu sebagai kota wisata yang menarik, rapi, bersih dan ramah. Program itu akan diteruskan oleh istrinya, Dewanti," ujar Ridwan , Kamis (16/2/2017). Artinya, Ridwan menilai selama ini Dewanti dianggap oleh masyarakat sebagai bagian dari pemerintah. Sehingga masyarakat percaya di tangannya  Kota Malang akan semakin maju‎. Sementara calon yang lain masih dianggap belum teruji dalam menata dan mengelola pemerintahan kota. "Kalau yang sudah teruji biasa dia yang dipilih oleh masyarakat," jelasnya. Ridwan yang juga anggota DPR Komisi X dari Dapil Malang Raya menyampaikan terima kasih kepada semua elemen, baik masyarakat, tim sukses dan partai pendukung yang sudah bersama-sama bekerja keras untuk memenangkan Dewanti-Punjul. ia berharap kinerja Dewanti akan lebih bagus dari suaminya. "Intinya, kemenangan Dewanti adalah milik kemenangan bersama masyarakat Kota Batu‎," imbuhnya. Dalam survei yang dirilis oleh LSI elektabilitas Eddy Rumpoko mencapai 80 persen. Dalam dua kali hasil survei LSI  pada 24–30 Oktober 2016 dan 17–23 Januari 2017 , elektabilitas duet Dewanti-Punjul berada di posisi cenderung stabil, yakni kisaran 47–50 persen. ‎‎ Dewanti sendiri berjanji akan melanjutkan program yang sudah ada dan berjalan dengan baik. Adapun program yang baru akan dijalankan dengan target membangun desa dari pinggiran, di mana pemberdayaan dan pengembangan desa, termasuk pariwisata, akan disesuaikan dengan ciri khas masing-masing desa. ‎ Dengan demikian masyarakat desa di pinggiran akan bisa memetik manfaat dari pembangunan dan tidak tertinggal dari desa di perkotaan. Pertumbuhan ekonomi akan maju, dan diharapkan rakyat bisa lebih sejahtera. ‎"Itu program kerja yang akan kami lakukan," ucap Dewanti. Selain itu, ungkapnya, untuk program pendidikan yang sudah berjalan baik akan diteruskan, sedangkan untuk program kesehatan akan ditingkatkan. Terutama dalam program bagi masyarakat yang bergaji di bawah UMK akan menjadi target dimasukkan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal itu untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kota Batu. "Namun kami harus melihat dan berhitung dengan kekuatan APBD dahulu," ucapDewanti Rumpoko. Untuk birokrasi Pemkot Batu, menurut Dewanti, menjadi PR besar baginya. Terutama soal kedisiplinan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang dirasa cukup rendah, kemampuan pelayanan pada masyarakat kurang maksimal, dan penempatan SDM dari ASN yang kurang sesuai dengan kompetensinya. "Kami akan evaluasi dan tata semuanya untuk meningkatkan kualitas birokrasi Pemkot Batu," tandas Dewanti Rumpoko.‎ (Albar)‎