Persaingan Ketat, Siapa Menggondol Capocannoniere?

Obsessionnews.com – Gelar Capocannoniere atau pencetak gol terbanyak Serie A Italia selalu menjadi incaran para gladiator sepakbola di Negeri Julius Caesar. Hingga pekan ke-24, aksi kejar-kejaran calon peraih Capocannoniere semakin sengit. Hingga pekan ini striker AS Roma Edin Dzeko masih memimpin di puncak daftar topskor. Satu gol pemain asal Bosnia Herzegovina itu ke gawang Crotone menggenapkan jumlah golnya menjadi 18. Tak mau kalah, Gonzalo Higuain menambah pundi-pundi golnya saat melawan Cagliari, Senin dini hari tadi (13/2/2017). Dwi gol yang dicetak Higuain membawa namanya setara dengan Dzeko di puncak daftar topskor. Sementara striker muda Italia asal Torino, Andrea Belotti, menguntit di posisi kedua. Striker 23 tahun itu telah mencetak 17 gol dari 21 laga yang dilakoninya bersama klub asal Turin tersebut. Di bawahnya terdapat nama Mertens (Napoli) dengan 16 gol dan Mauro Icardi (Inter Milan) dengan 15 gol. Menilik 5 nama pemuncak daftar topskor, perebutan gelar Capocannoniere masih akan berlangsung secara ketat. Apalagi dalam daftar tersebut terdapat Higuain yang menjadi langganan di daftar tersebut. Musim lalu saja, bahkan, pemain timnas Argentina itu mencetak 36 gol. Catatan golnya itu menjadi sejarah dalam sejarah Serie A. Torehan 18 gol yang dicetak Higuain hingga pekan ini, menjadikannya sebagai pemain yang konsisten mencetak lebih dari 17 gol di Serie A. Pada tahun pertamanya di Napoli (2013/2014) ia mencetak 17 gol, kemudian 18 gol (2014/2015), lalu 36 gol di musim terakhirnya bersama Napoli. Kini, berbaju Hitam-Putih, Higuain kembali pada jalur aslinya. Setelah terseok-seok di awal kompetisi besama Juventus, Higuain secara meyakinkan berada di puncak topskor untuk meraih gelar Capocannoniere musim ini. Asa Higuain tentu tak akan mudah. Ia harus bersaing ketat dengan Dzeko yang juga dikenal tajam di depan gawang lawan. Pada musim lalu, pemain jangkung itu sukses menjaringkan bola sebanyak 18 kali ke gawang lawan. Dzeko pun pernah mencatat rekor fantastis saat ia mencetak 26 gol dalam satu musim. Itu dilakukannya saat mengantarkan klubnya, Wolfsburg menjadi kampiun liga Jerman di musim (2009/2010). Saat itu Dzeko mencetak total 26 gol dan 10 assists di liga dari 32 pertandingan. Ia berhak menduduki tempat kedua top scorer Bundesliga, di bawah teman seklubnya, Grafite. Keduanya menjadi duet penyerang paling sukses dalam sejarah Bundesliga. Selain Higuain dan Dzeko, muncul nama Belotti yang menjadi rising star di Seria A musim ini. Meski “hanya” berasal dari Torino, Belotti menjadi bomber menakutkan bagi para penjaga gawang lawan. So, siapa yang akan menggondol gelar Capocannoniere musim ini?





























