Hoax Terbanyak Sebar Kasus Ini

Hoax Terbanyak Sebar Kasus Ini
Jakarta, Obsessionnews.com – Hoax alias berita bohong telah meresahkan banyak pihak. Presiden Joko Widodo mengatakan serius untuk memberantas berita hoax dan meminta semua pihak agar tidak mengeluh. Karena hal itu merupakan era keterbukaan informasi, dimana negara lain juga mengalami hal yang serupa. Ternyata, pembuat hoax juga memilih tema untuk menjerat pembacanya agar pesan tersebut menjadi perbincangan banyak orang. Dalam survei responden yang dilakukan oleh Masyarakat Telekomunikasi Indonesia (Mastel) menjelaskan, sekitar 91,80% responden menjawab berita seputar sosial politik terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) atau pemerintah menjadikan jenis berita hoax yang sering mereka terima lewat media sosial (92,40%). Sementara aplikasi obrolan daring seperti Line, whatsapp atau telegram menjadi saluran penyebaran terbanyak menurut 62,80% responden. Sedangkan situs web (34,90%), televisi (8,7%), media cetak (5%), email (3,10%) dan radio (1,20%). [caption id="attachment_178324" align="aligncenter" width="640"] Ketua Umum Mastel, Kristiono dalam acara survey hoax di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (13/2/2017). Foto Obsessionnews/Popi Rahim[/caption] Ketua Umum Mastel, Kristiono memaparkan, walaupun berita hoax sengaja dibuat untuk mempengaruhi publik dan marak lantaran faktor stimulant seperti isu sosial dan politik serta SARA, namun penerima hoax cukup kritis. Alasannya, lanjut mantan direktur utama PT Telkom (2004–2005) ini, mereka si penerima berita hoax telah terbiasa untuk memeriksa kebenaran berita tersebut. “Ini artinya sudah bagus, tinggal bagaimana mencegah kelompok silent majority berpindah ke haters,” ucap Kristiono. (Popi Rahim)