Kecurangan Pilkada akan Diungkap Jumat

Kecurangan Pilkada akan Diungkap Jumat
SIARAN PERS Jakarta - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) memandang Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 15 Februari 2017 berpotensi konflik tinggi bila banyak terjadi kecurangan. Demikian pernyataan bersama Ima Soeriokoesoemo dan Hidayat Matnur, Ketua dan Sekjen ILUNI UI Badan Hukum, Kamis (9/2). ILUNI UI memandang konflik horisontal terjadi manakala perangkat-perangkat Pilkada (KPU dan Bawaslu. Red) kehilangan wibawa dan kepercayaan di mata masyarakat. Guna menghindari hal tersebut, lanjutnya, ILUNI UI mengundang para tokoh bangsa untuk bicara blak-blakan siapa dan apa motivasi kecurangan pilkada tersebut dilakukan. Acara tersebut akan digelar pada Jumat (10/2/2017) di Gedung DPR RI, Ruang Oppsroom, mulai pukul 14.00 WIB sampai selesai. Acara tersebut diselenggarakan dengan bekerja sama dengan kesekretariatan DPR/MPR, Bawaslu dan Masyarkat Sipil Madani lainnya. Acara yang disusun sebagai diskusi tokoh bangsa tersebut juga mengundang publik, insan akademi, insan jurnalis dan aktivis yang memiliki bukti-bukti kuat kecurangan tersebut dilakukan secara sistematis dan terorganisir. Iwa Andry Lovino, Wakil Sekjen ILUNI UI Bidang Media menjelaskan tokoh-tokoh bangsa yang diundang adalah tokoh politik, tokoh akademik dan tokoh agama. ILUNI UI mengundang tokoh-tokoh tersebut untuk berdiskusi terbuka dan untuk  berdoa bersama agar Pilkada Serentak berlangsung Jujur, Adil dan Damai. Iwa menjelaskan bahwa tokoh yang sudah konfirmasi hadir diantaranya adalah Dr. Fadli Zon (Wakil Ketua DPR RI), Prof. Dr. Muhammad (Ketua Bawaslu), Berty Idroos, Msi (KPU DKI), Zainuddin Amali (Ketua Komisi II DPR RI), Chusnul Mar'iyah, Phd (Komisioner KPU 2001 2007), Indra J Piliang (Aktivis UI), Ichsanuddin Noorsy (Pakar Ekonomi Politik), Chudry Sitompul (Pakar Hukum), Ima Soeriokoesoemo (Ketua ILUNI UI). Tokoh lain yang diundang tapi belum konfirmasi adalah Ketua MUI, Perwakilan Nahdatul Ulama, Muhammadiyah, PGI, KWI, Parisada Hindu Dharma Indonesia, WALUBI, Konguchu Indonesia. Acara ini didesain berlangsung dinamis serta menarik karena melibatkan lintas kelompok dan golongan serta agama. Tokoh bangsa harus menjadi contoh bahwa dialog dan keterbukaan akan membantu pilkada nanti berlangsung damai, tentunya dengan kejujuran dan kepatuhan pada ketentuan pilkada tersebut. ILUNI UI juga mengundang masyarakat untuk partisipasi dalam rangka menyongsong Pilkada yang Jujur, adil dan damai melalui partisipasi aktif dalam grup Whatsapp yang dibuat oleh ILUNI UI. Segala dugaan foto dan informasi kecurangan Pilkada dapat dishare di grup tersebut dan ILUNI UI akan meneruskan semampunya kepada para pihak yang berwenang. (*) Group WhatsApp ILUNI UI-Pantau Pilkada JujurJoin this Link: http://bit.do/Pantau-Pilkada-ILUNIUIIwa Wasekjen ILUNI UI