Wagub Minta Daerah Tetapkan Satu Icon Wisata

Wagub Minta Daerah Tetapkan Satu Icon Wisata
Padang, Obsessionnews.com - Keseriusan bupati/walikota sangat menentukan keberhasilan dalam pengembangan pariwisata di daerah. Sumatera Barat (Sumbar) memiliki banyak objek wisata yang yang layak untuk dikunjungi. Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Nasrul Abit mengatakan, untuk lebih memudahkan membangun pariwisata, pemerintah kabupaten/kota cukup menetapkan satu destinasi unggulan. Cara ini akan lebih mudah mengelolanya daripada mengembangkan seluruh kawasan wisata yang ada di daerah masing-masing. "Mengembangkan satu kawasan wisata di daerah masing-masing, bukan berarti objek wisata lain dibiarkan. Satu destinasi wisata yang ada di daerah masing-masing lebih diperioritaskan dengan tetap memperhatikan objek wisata lain yang ada di daerah itu," katanya pada acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Sumbar Tahun 2016 di Padang, Rabu (14/12/2016). Nasrul Abit dalam kesempatan itu meminta kepada Wakil Bupati Agam Trianda Farhan Satria agar lebih serius mengembangkan objek wisata Linggai. Objek wisata itu harus ditetapkan sebagai icon wisata di daerah itu dengan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan agar objek wisata itu cepat berkembang. Demikian juga dengan objek wisata Danau Diatas-Dibawah Kabupaten Solok. Bupati Solok Yulfadri Nurdin yang hadir dalam kesempatan itu diminta untuk mengembangkan objek wisata dimaksud dan ditetapkan sebagai icon wisata daerah setempat. Sama halnya dengan objek wisata 1000 Rumah Gadang yang ada di Kabupaten Solok Selatan harus dijadikan sebagai objek wisata yang memadai untuk dikunjungi. Namun persoalannya, infrastuktur jalan ke daerah itu perlu diperbaiki, sehingga kunjungan wisatawan yang akan berkunjung meningkat. Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Limapuluhkota diminta menetapkan satu destinasi wisata, apakah Kelok 9 atau Harau. "Apabila objek wisata Harau dijadikan sebagai icon wisatanya, jalan ke kawasan itu harus diperlebar. Jika Kelok 9 dianggap potensial dikembangkan menjadi objek wisata yang memadai, pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar jembatan harus ditata lebih baik," ujarnya. Nasrul berharap, pemerintah kabupaten/kota lebih serius mengembangkan wisata di daerah masing-masing, sehingga program pemerintah provinsi (pemprov) sinergis terlebih Sumbar ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata halal dunia. (Musthafa Ritonga/@alisakinah73)