Penanganan Kasus Allya Ngambang, Polda Harus Bisa Jelaskan!

Penanganan Kasus Allya Ngambang, Polda Harus Bisa Jelaskan!
‎ [quote font="arial" font_size="18" bgcolor="#" color="#" bcolor="#" arrow="no"]Kasus malpraktik di klinik terapi Chiropractic First yang menyebabkan kematian gadis cantik Allya Siska Nadya masih mengambang.[/quote] Jakarta, Obsessionnews.com - Kasus malpraktik di klinik terapi Chiropractic First yang menyebabkan kematian gadis cantik Allya Siska masih mengambang. Padahal pihak Polda Metro Jaya sudah menetapkan dokter terapi Allya, dr Randall Cafferty, sebagai tersangka, bersama Kan Wai Ming, pemilik Klinik Chiropractic warga Malaysia. Kasus ini terjadi pada Agustus 2015, dan sempat booming di media nasional pada Januari-Maret 2016. Namun, belakangan pihak kepolisian tidak ada kejelasan untuk mengungkap kasus ini. Bahkan, janji untuk menangkap tersangka sampai saat ini belum terlaksana. [caption id="attachment_90266" align="alignleft" width="348"] Randall Cafferty Randall Cafferty.[/caption] Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi merasa prihatin, karena kasus ini belum juga bisa dituntaskan oleh polisi. Padahal, kasus ini sudah ‎berlangsung cukup lama. Mestinya, kata dia, polisi harus bisa menjelaskan mengapa penanganan kasus ini begitu lama. [caption id="attachment_167070" align="alignright" width="264"]Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi. Anggota Komisi III DPR Taufiqulhadi.[/caption] "Ini menjadi domain Polda Metro untuk menjawabnya, pasti akan kita tanya lagi itu perkembangannya," ujar Taufiq saat dihubungi, Senin (28/11/2016). Saat kasus itu terjadi, Polda Metro Jaya masih dijabat oleh Tito Karnavian. Saat ini Tito sudah menjabat sebagai Kapolri. Rencananya, Komisi III DPR akan menggelar rapat dengan Kapolri pada siang ini guna membahas kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok Namun, tiba-tiba dibatalkan. [caption id="attachment_89329" align="aligncenter" width="640"]Tim fortensik Polda Metro Jaya membongkar jenazah Siska di kuburan untuk diotopsi. Tim fortensik Polda Metro Jaya membongkar jenazah Siska di kuburan untuk diotopsi.[/caption] Saat ditanya, apakah ada kemungkinan Komisi III menanyakan kasus kematian Allya. Taufiq secara pribadi mengatakan, bahwa kematian Allya bukan menjadi salah satu fokus isu yang akan dibahas dalam rapat kerja dengan Kapolri. "Itu bukan, fokus isu kami, tapi nanti akan kita tanyakan bila rapat dengan Kapolda. Karena kasus ini kan ditangani Polda," jelasnya. [quote font="arial" font_size="18" bgcolor="#" color="#" bcolor="#" arrow="no"]Alfian Helmy Hasjim, ayah Allya, terus berupaya berjuang menuntut keadilan atas kematian anaknya.[/quote] [caption id="attachment_88096" align="alignleft" width="326"]Ayah Allya Siska Nadya, Alfian Helmy Hasjim. Ayah Allya Siska Nadya, Alfian Helmy Hasjim.[/caption] Alfian Helmy Hasjim, ayah Allya, terus berupaya berjuang menuntut keadilan atas kematian anaknya. Terakhir ia sempat mendatangi Kantor Kedutaan Amerika Serikat, dan bertemu dengan salah seorang anggota FBI, Joseph Callahan pada Agustus 2016. Pihak FBI berjanji akan membantu menuntaskan kasus ini salama dua bulan. Namun, tetap saja belum ada kabar perkembangannya. Pihak FBI sempat mengatakan, kalau pun Randall tertangkap, maka kemungkinan akan disidangkan di AS. Diketahui, kejadian ini bermula dari adanya rekomendasi tempat terapi saudara Allya. Saat itu Allya mengatakan bahwa dia merasa sakit di bagian leher belakangnya. Allya dan orang tuanya kemudian mendatangi tempat terapi tersebut yang diketahui adalah klinik Chiropractic First di Pondok Indah Mall 1, Jakarta Selatan. [caption id="attachment_157173" align="aligncenter" width="640"]Makam jenazah Siska Nadya Makam jenazah Allya Siska.[/caption] Allya menjalani beberapa proses diantaranya analisa media dan perawatan awal. Hingga akhirnya Allya disodori sejumlah paket pengobatan oleh klinik tersebut. Ada sejumlah paket yang ditawarkan, salah satunya paket pengobatan sebanyak 40 kali dengan biaya sebesar Rp17 juta. Faktanya setelah sore pada tanggal 6 Agustus 2016 dilakukan pengobatan, malam harinya korban mengeluh sakit di lehernya sehingga dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah. Namun naas, keesokan harinya Allya meninggal dunia dan langsung dimakamkan. Keluarga Allya sendiri baru melaporkan dugaan malapraktik ke Polda Metro Jaya pada hari Rabu (12/8) tahun lalu.‎ (Albar)Baca Juga:Nekat Temui Obama, Ayah Siska Buru ‘Pembunuh’AnaknyaAyah Siska Minta Kombes Polisi Krisna DicopotAlfian Sedih, Lebaran Tanpa SiskaAlfian Kecewa Polda Lambat Tangani Kasus Siska