Demokrat: Kapolri Tito Layak Dievaluasi

Jakarta, Obsessionnews.com -Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Benny K Harman, menilai Kapolri Jenderal Tito Karnavian layak dievaluasi. Sebab, jenderal bintang empat ini sering kali memberikan pernyataan provokatif yang justru bisa memperkeruh suasana. Seperti tuduhan makar dalam demo 2 Desember. "Sebaiknya Presiden Jokowi mengevaluasi Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian. Sebab membuat masyarakat saling curiga, saling tuduh. Termasuk berdampak pada politik dan ekonomi," kata Benny di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, (24/11/2016. Sebagai Komisi III DPR yang merupakan mitra kerja kepolisian, Benny kecewa dengan sikap ucapan Tito yang sering kali menyudutkan masyarakat yang hendak melakukan aksi damai menuntut penegakan hukum yang adil atas kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. "Jangan sampai pernyataan menimbulkan keresahan di masyarakat. Ini jadi pertanyaan publik, jangan-jangan Kapolri jadi alat atau pesan sponsor. Masak pernyataan di medsos dianggap makar. Aksi demo berapa pun jumlahnya tidak bida dikatakan makar," tandas anak buah SBY ini. Sebelumnya Tito dalam keterangan pers, Senin, 21 November 2016, menegaskan, jika aksi demo nanti untuk menggulingkan pemerintah, maka itu sudah membuat negara dalam negara atau makar. Tito mengaku mendapat informasi bahwa agenda unjuk rasa nanti bukan hanya terkait proses hukum terhadap kasus penistaan agama. Tapi ada agenda lain. "Agenda politik lain, di antaranya adalah upaya melakukan makar. Bila itu terjadi, kami lakukan tindakan tegas sesuai aturan hukum yang berlaku," tuturnya. (Albar)





























