Pameran Pendidikan Tinggi Eropa Susul Surabaya

Pameran Pendidikan Tinggi Eropa Susul Surabaya
Jakarta, Obsessionnews.com – Bagi yang ingin mengetahui seputar pendidikan di luar negeri, boleh mengikuti ajang Pameran Pendidikan Tinggi Eropa (EHEF) ke-8 yang berlangsung pada 8 November 2016 di Surabaya. Acara yang dibuka dan diresmikan pada 5-6 November 2016 lalu di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jakarta, menghadirklan 138 institusi pendidikan tinggi dari 15 negara Eropa. “Studi di luar negeri lebih dari sekedar meraih kualifikasi akademis,” ucap Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Bpk. Vincent Guérend saat pembukaan. Menurutnya, pengalaman tersebut memberi kesempatan bagi para mahasiswa untuk menemukan jati diri dan menjadi mandiri sekaligus menjelajah berbagai budaya baru. “Para mahasiswa juga dapat menjalin persahabatan baru walaupun latar belakang berbeda. Pendidikan adalah salah satu cara paling efektif untuk menyatukan masyarakat dan memberikan pemahaman yang mendalam di antara masyarakat Eropa dan Indonesia,” kata Duta Besar Guérend dalam keterangan tertulis yang diterima Obsessionnews, Senin (7/11/2016). Uni Eropa dan negara-negara Anggotanya percaya bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk melawan pengucilan, kesenjangan dan kemiskinan. Setiap tahunnya, sekitar 1.600 beasiswa ditawarkan melalui program Erasmus ditambah dari Uni Eropa serta program beasiswa Negara-negara Anggota Uni Eropa. pameran-pendidikan-2 Selain itu, Uni Eropa turut mendukung Pemerintah Indonesia menerapkan strategi dan reformasi kebijakan pendidikan melalui berbagai program bilateral. “Dukungan ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif dan peningkatan keadilan sosial,” tambah Duta Besar Guérend. EHEF kembali diadakan mengingat suksesnya setiap penyelenggaran EHEF setiap tahunnya serta minat para mahasiswa Indonesia yang semakin meningkat untuk studi di Eropa. Hingga saat ini, terhitung sebanyak 9,600 mahasiswa dan dosen asal Indonesia yang studi di Eropa. EHEF 2016 merupakan kesempatan yang sangat baik bagi para mahasiswa Indonesia untuk berinteraksi langsung dengan para perwakilan universitas Eropa. Mereka dapat berdiskusi tentang skema pembayaran pribadi atau beasiswa yang ditawarkan Uni Eropa dan Pemerintah Indonesia. Serta mendapatkan inspirasi dari berbagai program studi dan kehidupan perkuliahan. Sepanjang berlangsungnya EHEF juga berlangsung sesi-sesi presentasi dari para eksibitor. Acara pembukaan EHEF 2016 ini turut dihadiri Prof. Ali Ghufron, Direktur Jenderal Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI, Direktur Kerjasama Intrakawasan Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI Ibu Dewi Gustina Tobing Selain itu, disaat bersamaan EHEF 2016 juga diselenggarakan di Yogyakarta pada 2 November 2016 lalu. (Popi Rahim)