7 Santri Pesantren Langitan Ditemukan Tak Bernyawa

Tuban, Obsessionnews.com - Kekuarga besar Pondok Pesantren Langitan, Kecamatan Widang, Tuban, Jawa Timur;berduka cita. Tujuh santri yang sempat tenggelam di sungai Bengawan Solo, Jumat lalu, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, Sabtu (8/10) dan Minggu (9/10). Berita tewasnya tujuh santri Langitan itu menjadi trending topic di Indonesia versi mesin pencari Google. Pengamatan Obsessionnews.com di Google Trends Minggu (10/10) hingga pukul 02.51 WIB berita tersebut dicari lebih dari 5.000 kali. Seperti diberitakan di media massa, 25 santri menyeberangi Bengawan Solo menuju ke Lamongan. Insiden bermula saat perahu yang dipakai berbelanja ke Pasar Babat, Lamongan, itu tiba-tiba miring. Dalam hitungan detik, perahu terbalik dan para santri tercebur. Derasnya arus Bengawan Solo yang tengah pasang membuat tujuh santri hilang terseret arus sungai. Untuk mencari korban petugas Badan SAR Nasional, Polisi Perairan Kepolisian Daerah Jawa Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Lamongan, dan Bojonegoro, menyisir hingga radius sepuluh kilometer. Proses pencarian tujuh santri berlangsung tiga hari atau sejak Jumat. Lokasi pencarian difokuskan di bawah jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Widang, Tuban, dengan Kecamatan Babat, Lamongan. (Tmp/arh)





























