TP4D Kawal Program Pemkot, Dana Terserap Tanpa Rasa Takut

TP4D Kawal Program Pemkot, Dana Terserap Tanpa Rasa Takut
Bandung, Obsessionnews.com - Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil menghadiri acara Rapat Koordinasi Kewilayahan (Rakorwil) Sosialisasi Tim Pengawalan Dan Pengelolaan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kota Bandug, Kamis (29/9/2016). Dalam sambutannya Ridwan menyampaikan, pelaksanaan sosialisasi ini para Camat dan Lurah belum mengetahui tentang TP4D. "Kami memohon kepada ketua TP4D Kota Bandung, bisa mensosialialisasikan mengenai hal tersebut untuk pelaksanaannya,"tuturnya. Ridwan menambahkan, berkitan dengan PIPPK, perlu disampaikan, bahwa penyerapan anggaran sampai dengan 16 september 2016 ini sudah terserap sekitar 50,9 persen. "Mudah-mudahan penyerapan dan ketepatan sasaran di lapangan bisa sesuai dengan harapan,"ujarnya. Ditegaskan pula, mulai dari sekarang fokus kepada kewilayahan. "Saya mengingatkan kepada pemimpin di kewilayahan, sudah teorinya pembangunan ini tidak akan cepat selesai jika tidak ada penguatan dari kewilayahan," jelasnya. Menurut Ridwan, semakin urusan di pusatkan, semakin rantai prosedur semakin panjang, semakin urusan ini disebarkan, keujung ranting semakin cepat diselesaikan. "Sehingga kita perlu bersama sama membangun kota ini sesuai dengan prosedur dan hukum yang berlaku," ujarnya. Ia menegaskan, kualitas diukur seberapa cepat layanan publik dilaksanakan. "Oleh karena itu lahirlah program PIPPK, dimana wilayah diberi penguatan anggaran untuk masyarakat," ujarnya. Ridwan mengatakan semangat dari PIPPK ini dari bawah ke atas, artinya program ini harus aspiratif, kemauan dan masalah yang ada di masyatakat harus disepakti secara bersama. "Jadi keberhasilan PIPPK itu harus di laporkan sehinggal kita mengetahui kemajuan setiap kewilayahan," ujarnya. tp4d-kawal Selain mendapatkan keberhasilan, PIPPK pun harus memiliki kemaanfaatan. "Nah kemanfaatan inilah yang harus ditingkatkan. Namanya PIPPK itu harus mempunyai jejak, sehingga bermanfaat untuk warga," paparnya. Ridwan berharap, dengan terselenggaranya acara sosialisasi ini ada penguatan khusunya PIPPK. "Dengan dukungan kejaksaan mudah mudahan para pemimpin kewilayahan bisa mengetahui dan mempraktekan apa yang bisa memajukan kewilayahannya untuk Bandung yang juara," pungkas Ridwan. Selanjutnya ketua tim TP4D Yudhi Kurniawan memaparkan tujuan dari pembentukan ini diantaranya. "Menghilangkan keraguan aparatur negara dalam pengambilan keputusan, terwujudnya perbaikan birokrasi bagi percepatan program program strategis pembangunan nasional untuk kepentingan rakyat, terserapnya anggaran secara optimal," jelasnya. Yudhi menjelaskan selain itu tujuan dibentuknya TP4D yaitu menciptakan iklim investasi yang mendorong pertumbuham ekonomi dan pembangunan nasional, terlaksananya penegakan hukum yang efektif dan mengutamakan pencegahan, "Tujuan-tujuan tersebut meyakinkan bahwa dalam pembangunan khusunya kewilayahan harus adanya pendamping dari pihak kami," ujarnya. Ditambahkan Yudhi, program PIPPK yang diusung oleh pemerintah kota Bandung berjalan dengan baik sesuai hukum yang ada, "Kami harap sosialisai ini bisa meyakinkan para pemimpin di kewilayahan agar tidak ada keraguan khususnya di skala dinas ataupun SKPD, Lurah, Camat dan lain lain dalam melaksanakan kegiatan pembangunan," jelasnya. Seusai memberikan pemaparan dari tim TP4D, dilanjutkan berdiskusi dengan Camat dan Lurah se Kota Bandung, mereka menanyakan beberapa hal mengenai prosedur dan hukum yang ada terkait penyelenggaraan PIPPK yang berkelanjutan tersebut. (Dudy Supriyadi)