Mahfud MD: "Irman Ditangkap KPK, Astaghfirullahal adziem"

Jakarta, Obsessionnews.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD sudah mendengar kabar penangkapan Ketua DPD Irman Gusman oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebagai teman dekat, Mahfud sempat tidak percaya Irman yang dikenal sebagai sosok yang punya integritas dalam bekerja, ditangkap KPK. Dalam akun Twitternya @mohmahfudmd ia mengungkapkan rasa tidak kepercayaannya. "Sahabat kita, Irman Gusman ditangkap KPK. Astaghfirullahal adziem," tulis Mahfud, Sabtu (17/9/2016). Irman sendiri membenarkan dirinya ditangkap KPK. Namun, ia membantah menerima uang suap. "Teman-teman, kolega dan sahabat. Saya ingin membantah apa yang sekarang sedang berkembang seolah-olah saya ditangkap karena menerima suap," ujar Irman dalam keterangan resminya di Twitter @IrmanGusman_IG. Irman menjelaskan pada Jumat (16/9) malam dirinya menerima banyak tamu di rumah dinasnya, Jl Denpasar C3 nomor 8, Kuningan, Jakarta Selatan. Dari ribuan tamu yang datang, mereka datang dengan motif minta tolong dan membawa sesuatu. Irman mengaku tidak tahu, mereka akan membawa apa dan termasuk ada yang meminta tolong. "Maka terhadap tamu yang datang pada hari ini (Jumat, 16/9/2016) (ada beberapa), mungkin saja ada yang membawa uang. Tapi saya berhak menolak dan telah saya tolak," kata Irman. Pemberitaan ditangkapnya Irman sudah menyebar luas. Ia menyebut terlalu dini mengumumkan status uang itu sebagai suap dan menetapkan dirinya sebagai yang menerima suap. "Sungguh ini perbuatan jahat dan fitnah kepada saya dan keluarga saya," ucap dia. Irman meminta semua tenang hingga ada klarifikasi lebih lanjut. Dia sebagai pimpinan DPD RI yang telah mendukung KPK selama ini meminta agar DPD bekerja. "Saya sebagai pimpinan DPD RI yang telah mendukung KPK selama ini meminta agar DPD bekerja seperti biasa hingga masalah ini selesai," tutur Irman. (Albar)





























