Jokowi: Masyarakat Muslim Dunia Hadapi Tantangan Besar

Jakarta, Obsessionnews.com - Presiden Jokowi menyebut salah satu tantangan terbesar bagi masyarakat dunia dewasa ini ialah pertumbuhan ekonomi dunia yang melambat. Selain itu, ancaman dari serangan teror dan situasi politik yang tak terprediksi turut memberikan tantangan besar. "Kita melihat serangan teror, baik besar maupun kecil di berbagai belahan dunia. Situasi politik sejak awal abad ini juga merupakan yang paling tidak dapat diprediksi," ungkap Presiden di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (2/8/2016). Presiden Jokowi secara resmi membuka gelaran World Islamic Economic Forum (WIEF). Dalam gelaran kali ini, Jakarta bertindak sebagai tuan rumah bagi forum internasional yang sampai dengan saat ini telah diselenggarakan sebanyak 12 kali tersebut. Jokowi berpendapat di tengah situasi dunia dewasa ini, masyarakat muslim dunia dapat memanfaatkan kekuatan yang telah lama dimiliki. Keunggulan usia demografi masyarakat muslim dunia merupakan kekuatan yang menurut Presiden dapat dimanfaatkan lebih jauh. "Masyarakat muslim memiliki demografi terbaik dari setiap kelompok agama di dunia dengan proporsi tertinggi dari kalangan muda," terang Presiden. Keuangan syariah, kuliner dan fesyen Islami, serta seni arsitektur Islam merupakan kekuatan lainnya yang semakin berkembang. Namun demikian, Presiden Jokowi tidak menampik bahwa masyarakat muslim dunia juga harus menghadapi tantangan yang amat besar. "Kita belum cukup kuat di media, media sosial, dan teknologi. Oleh karenanya, di sana kita belum mampu memenangkan persaingan. Dan jika kita tidak mendidik dan melatih masyarakat kita, dunia akan semakin meninggalkan kita," tambahnya. (Has)





























