Jokowi: Bandara Harus Terintegrasi dengan Moda Transportasi Lainnya

Jambi, Obsessionnews.com - Presiden Jokowi meminta agar bandara-bandara kecil di sekitar Sultan Thaha seperti Muara Bungo dan Kerinci dapat dibangun dan diselesaikan pada 2017. "Diselesaikan baik terminal maupun runway," ucap Presiden saat meresmikan Bandar Udara Sultan Thaha di Jambi, Kamis (21/7/2016). Selesainya pembangunan bandara-bandara kecil tersebut akan menyebabkan akses menuju kedua wilayah ini akan jauh lebih mudah. Seperti ke Kerinci yang biasanya ditempuh dalam waktu 9 jam melalui jalur darat dapat ditempuh dengan lebih cepat bila menggunakan jalur udara. "Pesawat berbadan besar turun di sini (Bandara Sultan Thaha). Ke Kerinci dan Muara Bungo menggunakan pesawat kecil sehingga mempercepat transportasi barang dan orang," ucap Presiden. Presiden juga meminta agar setiap bandara yang dibangun untuk diintegrasikan dengan moda transportasi lain, baik kereta api, LRT atau bus sehingga masyarakat memiliki pilihan alternatif yang lebih luas untuk menjangkau tempat tujuan yang diinginkan. Usai peresmian, Presiden dan Ibu Iriana langsung meninjau bandara tersebut dan sempat berbincang-bincang dengan sejumlah calon penumpang. Perluasan bandara Sultan Thaha meliputi perluasan overlay runway setebal 10 cm, luas terminal 35.000 m2, dan luas lahan parkir 26.500 m2 dengan kapasitas 436 mobil dan 415 motor. Pembangunan Terminal Penumpang dan Fasilitas Parkir Bandara Sultan Thaha yang baru itu menelan biaya sesuai nilai kontrak sebesar Rp 126 miliar, pembangunan apron Rp 110 miliar, pembangunan tower dan gedung operasi Rp 16 miliar, dan pembangunan fasilitas pokok serta penunjang lainnya Rp 67 miliar. (Has)





























