Produk Halal Asal Indonesia Diminati Pengunjung Pameran di Taiwan

Taipei, Obsessionnews.com– Produk makanan dan minuman halal asal Indonesia berhasil mencatat transaksi sebesar 2,34 juta dolar AS dalam pameran Taiwan International Halal Expo. Nilai pembelian ini menunjukkan bahwa produk halal Indonesia mampu bersaing di antara produk-produk halal dari belahan negara lainnya. "Transaksi langsung selama pameran sebesar 1,17 juta dolar AS dan kontak bisnis yang harus ditindaklanjuti sebesar 1,15 juta dolar AS, terutama untuk produk biskuit Monde dan wafer. Selain itu, ada juga produk kopi dan bumbu dari CV Karya Omega," kata Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei Arief Fadillah dalam rilisnya, Rabu (13/7/2016). Menurut Arief, produk makanan dan minuman halal asal yang diminati oleh pengunjung expo antara lain, produk-produk dari PT Tri Bahagia Pratama seperti jus manggis, madu pahit, dan gravila leaf tea yang mendapatkan pembelian sebesar 462,9 ribu dolar AS. Selain itu, ada jugaproduk kornet sapi dan luncheon chicken sebesar 345 ribu dolar AS, dan produk olesan cokelat dan cokelat bubuk dari PT Sekawan Karsa Mulia mencatat transaksi sebesar 159,1 ribu dolar AS. "Produk kosmetik juga mendapat transaksi. Produk dari CV Sekawan Kosmetik seperti body lotion, fruit soap, dan fanire hygine menuai transaksi sebesar 15 ribu dolar AS," jelasnya. Arief menjelaskan, produk halal Indonesia kini memasuki pasar potensial, terutama di wilayah Asia Pasifik. Lebih dari setengah populasi Muslim berpusat di Asia, terutama di Indonesia, Turki, dan Malaysia. Taiwan dianggap menjadi penghubung yang sangat penting untuk Asia Pasifik dalam mempromosikan produk halal. Taiwan International Halal Expo merupakan salah satu pameran bertaraf internasional dengan variasi produk yang memiliki sertifikat halal mulai dari produk makanan, minuman kesehatan, bioteknologi, farmasi, dan kosmetik. Pameran ini diselenggarakan setiap tahun, bersamaan dengan pameran Food Taipei, Foodtech & Pharmatech Taipei, Taipei Pack, dan Taiwan HORECA. Pameran diikuti 1.642 eksibitor domestik dan internasional dengan jumlah pengunjung sebanyak 66.911 orang dan 7.562 pengunjung berasal dari mancanegara yang kebanyakan berasal dari Cina, Jepang, Hong Kong, Malaysia, Amerika Serikat, Singapura, Korea Selatan, Filipina, Thailand, dan Indonesia. Pada pameran kali ini Indonesia diwakili 12 peserta yang tampil di area seluas 108 meter dengan mengusung tema “Trade with Remarkable Indonesia”. Sekadar catatan, neraca perdagangan nonmigas Indonesia ke Taiwan pada 2015 mengalami surplus sebesar 514,5 juta dolar AS. Pada tahun yang sama Indonesia merupakan negara urutan ke-15 pemasok produk makanan olahan ke pasar Taiwan setelah Italia, Singapura, Jerman, Australia, dan Vietnam. Sementara, Taiwan merupakan negara ke-16 asal impor makanan olahan bagi Indonesia. (Fath)





























