Barasuara Tampil Memukau di Kota Bandung

Barasuara Tampil Memukau di Kota Bandung
Bandung, Obsessionnews - Rasa dahaga kawula muda terhadap musik dan band pendatang baru Barasuara cukup terobati dengan penampilan memukau bagu pecintanya di Bikasoga jl . Suryalaya Buahbatu Bandung. Bandung akhirnya menjadi kota kelima yang digunakan konser band setelah Yogyakarta, Malang, Surabaya, Solo dan Bandung kali ini untuk kemudian melanjutkan ke Jakarta. Sebelum konser tadi malam Barasuara menggelar Press Conference Taifun Tour 2016, Jumat sore, (13/5/2016), di Bikasoga. Hadir dalam sesi Press Conference Promotor Taifun Tour 2016 Adryanto Pratono (Juni Suara Kreasi) dan Personel Barasuara seperti Iga Massardi (vokal/gitar), Gerald Situmorang (bass), Marco Steffiano (drum), Puti Chitara (vokal), dan Cabrini Asteriska (vokal). Adry mengungkapkan, Barasuara telah menghabiskan dua minggu di jalanan, “Hari ini merupakan hari ke-18 perjalanan Barasuara menggunakan tour bus,” katanya, Barasuara menggunakan Tour Bus karena ingin mendapatkan esensi selama di perjalanan. "Taifun Tour 2016 merupakan Road Trip pertama Barasuara bersama JuniSuara Kreasi,” kata Adry yang mengaku optimis Tour ini berdampak positif. Mengenai statistik Barasuara di mata penggemarnya, Adry mengatakan, Barasuara disukai anak muda berusia 18 hingga 25 tahun “Statistik Barasuara di Sosial Media dan Penjualan Musik Digital semakin meningkat, ujarnya. Ia menambahkan pasar Barasuara selalu ada dan Demand Show banyak, pekerjaan rumah kami adalah bagaimana merangkul pendengar baru Barasuara. Vokalis sekaligus Gitaris Barasuara Iga Massardi mengatakan, animo penonton di Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Solo sangat bagus. “Sejauh ini, penonton Jogja energi penontonnya paling besar,” kata Iga. Barasuara 2 Saat di Jogja, timpalnya Barasuara lebih intens dan intim dengan penonton karena di Jogja letak panggung rendah dan tidak ada barikade. “Ketika Barasuara konser di Malang, penonton ‘beringas’ saat minta foto bareng dengan kita,” kata Iga. Saat konser di Surabaya, penonton lebih sopan, dan respon di Sosial Media penonton Surabaya lebih banyak. Konser Barasuara di Solo dan Jogja Sold Out,” ungkap Iga. Panggung terkeren dari segi tata letak adalah Solo karena berlokasi di Amphitheater Taman Budaya Solo. Selama Tour di empat kota tersebut, tambahnya perjalanan asyik dan seru. Lebih lanjut Iga mengatakan, Barasuara bangga pernah sepanggung dengan Efek Rumah Kaca (ERK), “Kami menjalin hubunganyang baik dengan ERK maupun musisi lainnya,” ujarnya. Mengenai lagu terbaru dan lirik Barasuara, Iga mengungkapkan saat ini Barasuara belum memiliki lagu baru. "Untuk lirik di lagu-lagu Barasuara mengalir tiba-tiba saja,” kata Iga. Inspirasi random dan datangnya seperti air terjun, mengenai para Haters, Iga menegaskan, dalam karya seni apapun pasti ada yang suka maupun tidak. “Membenci lebih merepotkan daripada mencintai,” tegasnya. Pemain bass Barasuara Gerald Situmorang mengatakan, personel Barasuara memiliki latar belakang musik yang berbeda. “Kami menyatukan warna musik yang berbeda menjadi satu,” katanya. Gerald mengungkapkan Barasuara pernah tampil di ulang tahun Gigi ke-22. “Kami belajar Attitude dari tiap personel Gigi,” katanya. Barasuara juga pernah berkolaborasi dengan Musikimia. Barasuara 3 Sementara itu gitaris Barasuara TJ Kusuma menjelaskan, nama Barasuara tidak memiliki arti khusus. “Barasuara tidak ada artinya, tapi kami suka kata Barasuara,” ujarnya. "Dahulu band kami bernama Bara, dan akhirnya kita tambahkan kata Suara,” ungkapnya. Mengenai album Taifun, TJ menjelaskan Taifun merupakan judul album perdana Barasuara yang artinya angin puting beliung. “Barasuara ingin menularkan hal-hal positif terhadap para penggemar, dan kami akan melakukan apa saja yang kami anggap keren, dan Barasuara ingin secepatnya Go Internasional,” kata TJ. Seusai menggelar Press Conference di Bikasoga Tennis Indoor, para personel Barasuara langsung bersiap-siap, karena mereka akan langsung tampil di tempat yang sama. Barasuara selama konser di empat kota di Indonesia, tidak hanya menyuguhkan aksi panggung saja, namun sejumlah aksi spesial turut ditampilkan di setiap konsernya, seperti konsep dua drum yaitu kolaborasi antara drummer Barasuara Marco Steffiano dengan drummer muda berbakat Enrico Octaviano. Selain itu ada kolaborasi Lighting bersama Donie Birkud yang menyelaraskan cahaya dengan lagu-lagu yang dibawakan Barasuara. Barasuara saat konser di Bandung akan membawakan lagu baru berjudul Samara yang akan memberikan pengalaman tersendiri bagi para penggemarnya. Sejumlah aktivitas seru akan disiapkan Barasuara saat konser di Bandung, agar pengunjung intim membaur dan menikmati semangat membara Taifun Tour 2016. Semangat Taifun Tour 2016 tersaji dalam komponen ‘Api dan Lentera’ di Bikasoga Tennis Indoor, pengunjung bisa melihat rekam jejak Barasuara dalam menjalankan kiprahnya sejak awal hingga saat ini. Semangat mewujudkan harapan turut didukung lewat bagian ‘Mengunci Ingatan’ dimana terdapat dinding yangbisa dilekatkan doa dan harapan yangingin dicapai. Ada pula ‘Nyala Suara’ Photo Wall, semua penonton yang berfoto di sudut Nyala Suara dipastikan mendapat hadiah dari Barasuara. Tur yang diprakarsai Juni Concert bisa dinikmati dalam bentuk Video Blog bekerja sama dengan Videografer Shakti Siddarta, perjalanan Barasuara selama tur dan di balik Panggung akan direkam langsung oleh Shakti. Album Barasuara bertajuk ‘Taifun’ diberi penghargaan oleh Rolling Stone Indonesia sebagai salah satu album terbaik 2015, Rilisan Terbaik 2015 versi CNN Indonesia dan sejumlah penghargaan lainnya. Pengunjung yang berusia 18-30 tahun terlihat antri sebelum acara berlangsung sampai akhirnya mereka dapat menikmati sajian konser yang memiliki misi berbuat positif anti narkoba ini. (Dudy Supriyadi)