Polri: Belum Ada Tanda Kekerasan, Kasus Pemerkosaan Gadis di Manado

Polri: Belum Ada Tanda Kekerasan, Kasus Pemerkosaan Gadis di Manado

Jakarta, Obsessionnews - Mabes Polri membenarkan laporan kasus pemerkosaan seorang gadis di Manado mulai dari Januari sudah ada pemeriksaan yang meliputi saksi, pemeriksaan visum etrepertum.

Kadiv Humas Mabes Polri Boy Rafli Amar mengatakan, dari pemeriksaan tersebut yang telah dilakukan terhadap saksi dan saksi ahli sampai dengan hari ini belum menunjukkan adanya tanda-tanda bahwa telah terjadi  kekerasan tindak pidana pemerkosaan.

"Jadi kalau tindak pidana perkosaan bisa dilihat dari hasil visum, tanda kekerasan, demikian juga keterangan saksi sebagai alat bukti," ujar Boy di gedung PTIK Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Dia menjelaskan, alat bukti yang berkaitan dengan saksi belum menunjukkan atau ada yang memberikan kesaksian terjadi tidak pidana pemerkosaan.

"Oleh karenanya saat ini kita masih mendalami keterangan dari para saksi lain," tuturnya.

Boy pun mengaku, pihaknya sedang mencoba mencari keterangan saksi lain. "Kemungkinan nanti ada perkembangan baru," pungkasnya. (Purnomo)