Jokowi: Lebaran, Harga Sembako, Daging dan Transportasi Turun!

Jakarta, Obsessionnews - Lebaran sudah dekat. Melalui rapat terbatas Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajarannya agar melakukan persiapan menyongsong bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya, perlu ada antisipasi karena setiap momen lebaran harga-harga sembako naik. Bukan saja itu Jokowi mengingatkan juga untuk mengantisipasi masalah transportasi sarana prasarana mudik, baik berkaitan dengan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) maupun transportasi mudik. Ia menginginkan aspek kualitas dibidang pelayanan, keselamatan dan kenyamanan penumpang terjamin. “Kita harapkan tahun ini kemacetan di jalur-jalur mudik yang sudah menjadi masalah klasik itu bisa kita kurangi, syukur kita hilangkan,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas di kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/4/2016). Menghadapi lebaran nanti Jokowi tidak menginginkan harga sembako seperti beras, minyak, bawang, daging dinaikan. Menururtnya harga sembako dan daging dibulan puasa diturunkan bukan dinaikan. “Saya ingin agar harga itu betul-betul paling tidak kurang dan lebih diangka Rp80.000. Beras, karena ini juga pas panen raya, mestinya juga sama, harganya juga bisa diturunkan,” tegasnya. Lebih lanjut Jokowi memintan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mensiasasti kemacetan dengn menghilangkan antrian di gerbang tol. “Saya kira di negara-negara yang lain sekarang sudah ndak ada yang namanya pakai gerbang tol. Semuanya dengan aplikasi-aplikasi sensorik yang langsung nanti dihubungkan dengan account di bank, langsung masuknya ke sana,” tutur Presiden. Rapat terbatas itu diikuti oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Menhub Ignasiun Jonan, Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Arman Nasution, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Menkominfo Rudiantara. (Asma)





























