PAN Kritik Perlakuan Pemerintah Kepada Samadikun

PAN Kritik Perlakuan Pemerintah Kepada Samadikun
Jakarta, Obsessionnews - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI mengeritik perlakuan pemerintah terhadap ‎buron korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono yang kelihatan sangat lunak sekali. Pemerintah dianggap terlalu mengistimewakan Samadikun. "Katanya korupsi adalah extraordinary crime (kejahatan luar biasa), seperti kejahatan terorisme dan narkoba, namun mengapa perlakuan terhadap Samadikun Hartono begitu istimewa," kata Sekretaris Fraksi PAN, Tegug Juwarno, Jumat (22/4/2016). Perlakukan istimewa pemerintah terhadap Samadikun kata Teguh, seperti mendapat VIP bandara oleh pejabat tinggi negara. Perlakukan ini berbeda sekali dengan perlakukan pemerintah terhadap teroris dan bandar narkoba. "Baru terduga teroris saja sudah diperlakukan seperti pesakitan hina, namun koruptor yang sudah terbukti dan buron, malah diperlakukan bagai pahlawan," kata Teguh. [caption id="attachment_119320" align="aligncenter" width="640"]Samadikun Hartono (kiri) dan Jaksa Agung HM Prasetyo. (Foto: MI) Samadikun Hartono (kiri) dan Jaksa Agung HM Prasetyo. (Foto: MI)[/caption] Tidak hanya itu, Teguh juga menilai ruang menahanaan koruptor juga berbeda jauh dengan rumah tahanan teroris. Mestinya, kata dia disamakan. Karena korupsi sama-sama merupakan kejahatan luar biasa. "Penjaranya pun Salemba. Amat berbeda dengan Abu bakar Baasyir, atau Gayus yang doyan lari dari prodeo. Ada apa? Jaksa Agung harus menjelaskan, mengapa koruptor buron ini diperlakukan istimewa," katanya. ‎ Samadikun adalah tersangka kasus BLBI yang diburu sejak 2003, setelah vonis empat tahun penjara oleh Mahkamah Agung itu akhirnya tertangkap di Tiongkok, saat hendak menyaksikan balapan Formula 1. Kamis 21 April malam, dia dipulangkan dan tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta. (Albar)