Cina Minta Barter 4 Orang Uighur dengan Buron Samadikun

Cina Minta Barter 4 Orang Uighur dengan Buron Samadikun
Jakarta - Pemerintah Cina meminta Indonesia mengekstradisi empat orang Uighur dan sebagai gantinya Cina akan memulangkan Samadikun Hartono, buron kasus BLBI, yang ditangkap di Shanghai pekan lalu. Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hal itu di Jakarta pada Kamis (21/4), seperti dilansir BBC. Menurutnya, permintaan resmi sudah dilayangkan oleh otoritas Cina yang intinya Cina bersedia memulangkan Samadikun Hartono jika pemerintah Indonesia menyerahkan empat orang Uighur adri Cina yang saat ini ditahan di Indonesia. "Ada (permintaan). Tapi kalau Uighur kita akan bicara sendiri karena legal case-nya berbeda," kata Luhut kepada wartawan.   [caption id="attachment_119248" align="aligncenter" width="640"]Samadikun Hartono ditangkap ketika hendak menonton balap di Shanghai. (BBC) Samadikun Hartono ditangkap ketika hendak menonton balap di Shanghai. (BBC)[/caption] Ia menegaskan, pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan permintaan Cina. Kendati demikian, pemerintah Cina diperkirakan tetap akan memulangkan Samadikun Hartono. Samadikun sudah menjadi menjadi buron sejak 2003 ketika kabur saat hendak dieksekusi untuk menjalani hukuman penjara selama empat tahun dalam kasus penyalahgunaan dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Terlibat kelompok militan di Indonesia, tiga warga Uighur dipenjara Dua etnik Uighur tewas ditembak di Poso, pergerakan kelompok Santoso 'kian sempit' Namun ia berhasil ditangkap pihak berwenang Cina saat hendak menonton balap F1 di Shanghai, Cina pekan lalu. Adapun empat orang Uighur kini menjalani hukuman penjara di Indonesia karena bersekongkol dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso. (BBC)