Ternyata Imam Supriadi Bukan Auditor BPK

Ternyata Imam Supriadi Bukan Auditor BPK
Jakarta, Obsessionnews – Seorang pria bernama Imam Supriadi yang mengaku auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menghebohkan publik. Lewat video Imam menantang Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok untuk berkelahi di bunderan Hotel Indonesia (HI). Imam tersinggung karena Ahok menuding BPK ngaco. Ternyata Imam bukan auditor BPK. Kepala Biro Humas dan KSI Raden Yudi Ramdan Budiman‎ ‎mengakui Imam memang pegawai BPK, namun bukan auditor. Yudi pun terperanjat t saat melihat rekaman video Imam yang memaki-maki Ahok dengan kata-kata kasar dan rasis. "Saya saja kaget. Begitu kita lihat videonya, ini lagi serius tiba-tiba saja ada yang perlu diklarifikasi. Jadi, begini Imam Supriadi ini bukan auditor BPK, dia staf di biro SDM BPK," kata Yudi di Gedung BPK, Jakarta,  kepada wartawan, Jumat (15/4/2016). Yudi menjelaskan, Imam salah satu pegawai senior di BPK. Sekitar dua tahun lagi Imam akan. Imam yang mengenakan kaos kerah bertuliskan BPK-RI dan topi hitam bertuliskan BPK-RI itu merekam tantangannya ke dalam video berdurasi 5 menit 30 detik. Video tersebut tersebar secara viral di Youtube sejak Kamis (14/4). “Saya sengaja mengunggah video ini (sebagai) sebuah jawaban refleksi dari mulut kotor Anda, Saudara Ahok. Anda sudah kenal saya pada waktu saya datang ke ruangan Anda berdua. Ingat itu! Anda berkoar-koar, siapapun Anda maki-maki, siapapun Anda tantang, terakhir Anda menantang Ketua Badan Periksa Keuangan itu atasan saya,” kata Imam. “Jangan Anda menantang Ketua BPK atasan saya, Harry Azhar Aziz, tapi tantanglah saya, Ahok!” sambung dia, kali ini dengan nada tinggi. Imam juga sempat menyinggung soal pribumi dan nonpribumi. “Anda jangan sok berkuasa. Anda orang asing di sini! Saya pribumi asli, muslim Betawi! Hadapi saya, Ahok!” katanya. “Mulut Anda kotor, tidak cocok menjadi seorang pemimpin! Anda menginjak-injak harga diri pribumi muslim. Bangsat kau!” tandasnya. Terakhir, Imam menantang Ahok berduel di Bundaran Hotel Indonesia sampai mati. “Siapkan diri Anda di Hotel Indonesia Bundaran HI. Saya siap menghadapi Anda tantang Anda duel sampai mampus! Jangan mengerahkan massa!” tegas Imam dengan nada keras. (arh, @arif_rhakim)