Ratusan Warga Geruduk Marabunta Tolak Revitalisasi Rel KA

Semarang, Obsessionnews - Ratusan warga Kebonharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang menggelar aksi demonstrasi atas rencana penggusuran pemukiman mereka dalam proyek pembangunan jalur Kereta Api (KA) Tawang-Pelabuhan Tanjung Mas. Aksi dilakukan bersamaan dengan sosialisasi yang digelar oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang di gedung Marabunta, Rabu (13/4/2016). Ratusan warga ini berkumpul di depan gereja Blenduk, yang kemudian berjalan kaki bersama-sama menuju lokasi sosialisasi. Mereka membawa bermacam spanduk dan atribut penolakan terhadap rencana reaktivasi yang menjadi program nasional antara PT KAI Daop 4 dengan Pelindo III. Tak sedikit yang juga membawa serta anak mereka. Salah satu peserta demo, Sauda mengatakan tujuan aksi menuntut agar PT KAI Daop 4 Semarang membatalkan reaktivasi jalur yang membuat rumah mereka harus dibongkar. "Ini rumah mau dibongkar mas, warga tidak setuju semua," ujarnya kepada obsessionnews.com. Menurutnya, melalui demo ini dapat mempengaruhi keputusan PT KAI Daop 4. Mempertahankan rumah merupakan niat para warga dalam aksi yang berlangsung sejak pagi ini. "Pokoknya dipertahankan rumahnya. Kami tidak mau pindah," tegasnya Proyek pembangunan jalur rel kereta api (KA) Stasiun Tawang - Pelabuhan Tanjung Mas Semarang sejatinya digadang Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna memperlancar distribusi barang, sekaligus mendukung proyek nasional TOL laut. Namun, dalam prosesnya, pembangunan ini masih mendapat penolakan dari warga karena mereka merasa memiliki sertifikat sah atas tanah dan bangunan yang diberikan Kepala Daop 4 dulu. Hingga kini proses sosialisasi masih berlangsung. (Yusuf IH)





























