Jokowi: Sinergi Kunci Pembangunan Nasional Semakin Efektif

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Jokowi menegaskan bahwa sinergi dan sinkronisasi merupakan kata kunci agar pembangunan nasional semakin efisien dan semakin efektif. Hal ini ditegaskan dia pada Rapat Terbatas tentang Rancangan Instruksi Presiden tentang Sinkronisasi Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Nasional di Kantor Presiden, Rabu (13/6/2016). Presiden mengingatkan bahwa dirinya tidak mau mengulang lagi tradisi-tradisi lama dimana perencanaan dan penganggaran banyak yang tidak sinkron, tidak sambung. Antara yang direncanakan beda dengan yang dianggarkan, sehingga tujuan meleset dari sasaran yang ingin dicapai. "Dan ingin saya tekankan hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi. Dan sudah sering saya sampaikan sekarang bukan money follow function, tapi kita harus money follow program," ucap Presiden. Perencanaan, lanjut Presiden, harus terintegrasi, terkonsolidasi, terorganisasi antar sektor, antar wilayah, antar pusat dengan daerah dan tidak ada lagi egosektoral. "Kita harus mulai berorientasi pada manfaat program kepada rakyat dan sejauh mana program itu bisa mendorong multiplier effect," ujarnya. Tidak hanya perencanaan, Jokowi juga mengingatkan pentingnya penganggaran fokus pada prioritasnya sehingga menjadi jelas. "Saya minta kualitas perencanaan, kualitas penganggaran betul-betul kita tingkatkan detailnya. Setiap Menteri dan Kepala Lembaga bisa mengendalikan langsung perencanaan dan penganggaran di Kementerian/Lembaga masing-masing," pungkas dia. Presiden pun meminta agar Kementerian Keuangan dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dapat menjadi contoh agar sinergi ini dapat terwujud. (Has)





























