BNI Dukung Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat

Brebes, Obsessionnews - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mendukung beragam program sinergi penguatan perekonomian rakyat yang digagas Presiden Jokowi, untuk meningkatkan perekonomian rakyat. "Dukungan BNI melalui penyaluran kredit untuk penguatan perekonomian nelayan melalui Program Jangkau Sinergi & Guideline (Jaring) OJK, serta memperluas jaringan layanan perbankan melalui Agen-agen BNI46 yang dikembangkan melalui program Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) OJK," ujar Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, dalam siaran pers yang diterima redaksi obsessionnews.com, Selasa (12/4). Baca juga:BNI Sumbang 100 Sepeda ke IPBBNI Raih Obsession Award 2016Bulan Ini, BNI Salurkan KUR Rp470 MiliarBNI Bantu Kembangkan Pariwisata Pemerintah melalui 7 kementerian di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia (BI) meluncurkan Program Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo untuk meningkatkan perekonomian desa, di Brebes, Jawa Tengah, Senin (11/04). Menurut Baiquni, BNI juga mempersiapkan kartu khusus petani sebagai kartu identitas berbasis tabungan yang dapat digunakan untuk bertransaksi pembelian bibit, pupuk, serta beragam kebutuhan pertanian. Dengan kartu ini BNI turut mendukung gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang telah digagas BI tahun lalu. Selain itu BNI juga menyalurkan kredit bagi petani melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), serta menyiapkan asuransi berpremi murah untuk segmen mikro (termasuk petani) dari salah satu perusahaan anak, yaitu BNILife. Pada kesempatan tersebut, BNI menyerahkan penyaluran KUR secara simbolis kepada debitur KUR yang berprofesi sebagai petani bawang Solekhudin senilai Rp 40 juta. BNI juga menyalurkan pembiayaan dalam kerangka Program Jaring kepada seorang nelayan bernama Sugiarto senilai Rp 250 juta. Adapun BNI Life menyerahkan polis Asuransi MUSTAPA berpremi Rp 50.000 per bulan atau asuransi mikro sebagai bagian dari layanan keuangan mikro (Laku Mikro). BNI juga menyiapkan 3 debitur yang berprofesi sebagai petani untuk menerima secara simbolis sertifikat tanah rakyat dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (BPN). BNI juga secara simbolis membawa Agen BNI46 sebagai tanda perluasan program Laku Pandai BNI di Brebes dan sekitarnya. Agen BNI46 ini merupakan inisiatif untuk menjalin kerja sama dengan Desa dalam rangka pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Beberapa transaksi perbankan yang dapat dilayani melalui Agen BNI46 antara lain: Pembukaan Rekening, Setoran Tunai, Tarik Tunai dan Berbagai macam transaksi pembelian pulsa dan pembayaran tagihan. Kerja sama Agen BNI46 tersebut selain ditujukan sebagai perpanjangan tangan dari BNI dalam melayani masyarakat dan nasabah yang jauh dari kantor Cabang BNI, juga sebagai potensi bisnis dan pendapatan tambahan bagi agen yang menjalankan. Saat ini, BNI telah memiliki lebih dari 5.700 Agen BNI46 yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan jumlahnya akan terus bertambah. Dengan total lebih dari 1.800 Cabang BNI, lebih dari 16.000 ATM BNI, serta 5.700 Agen BNI46, masyarakat Indonesia akan lebih mudah mengakses layanan keuangan melalui BNI. Penyaluran KUR BNI tahun 2016 sejak Januari hingga 31 Maret 2016 mencapai sekitar Rp 2,8 triliun atau 24,35% dari target 2016 sebesar Rp 11,5 triliun. KUR tersebut tersalurkan kepada 10.934 debitur. Pada tahun lalu, total portfolio BNI di sektor kemaritiman mencapai sebesar Rp 10,38 triliun, yang disalurkan pada sub-subsektor Budidaya & Penangkapan Perikanan, Industri Pengolahan Perikanan, Perdagangan Hasil Perikanan, Galangan Kapal, Konstruksi Pelabuhan, Pengangkutan & Pelayaran, dan Sarana Wisata Tirta Kawasan Pariwisata.(rez @reza_indrayana)





























