Romo Budi Ikut Kecam Bom Lahore

Semarang, Obsessionnews - Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang, Aloys Budi Purnomo ikut berduka atas aksi bom yang terjadi di Kota Lahore Pakistan, Senin kemarin. Terlebih, bom bunuh diri tersebut meledak hanya berjarak tiga hari dari bom yang menghantam Brussels, Belgia. “Saya sedih dan prihatin bahwa di era seperti ini masih ada orang-orang yang tak pakai akal sehatnya selalu menggunakan aksi-aksi kekerasan serta teror. Aksi kekerasan dan teror hanya akan mencabik-cabik rasa kemanusiaaan dan perdamaian," ujar Romo Budi, Selasa (29/3/2016). Dia menegaskan segala bentuk aksi teror bom tidak pantas untuk dilakukan lagi. Pasalnya, sasaran teror selalu mengarah ke para perempuan, anak-anak dan berbagai umat manusia di muka Bumi. "Ini tidak dapat dimaklumi dan ditolerir. Mereka (pelaku bom) selalu menggunakan atau membawa-bawa suatu agama tertentu. Ini yang saya sesalkan," kata Romo Budi. Pihaknya sekali lagi menegaskan bahwa aksi teror bom maupun bentuk kekerasan lain, tidak pernah diajarkan oleh agama manapun baik Islam, Katolik, Kristen, Hindu maupun Budha. "Tak pernah ada perintah untuk teror dan aksi kekerasan,” sambungnya. Dia berharap rentetan kejadian bom tidak lagi terjadi baik di Indonesia maupun negara-negara di belahan dunia lain. (Yusuf IH)





























