IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 4610 Hingga 4680

IHSG Diprediksi Bergerak di Kisaran 4610 Hingga 4680
Jakarta, Obsessionnews - Tekanan jual mendominasi perdagangan saham Selasa (23/2) kemarin, menyusul reaksi negatif pasar atas rencana pemerintah menurunkan bunga kredit hingga di bawah 10% akhir tahun ini disusul pergerakan pasar saham Asia yang kembali berada di teritori negatif setelah China menurunkan kurs refrensi Yuan. Akibatnya, saham sektor perbankan menjadi saham sektoral yang terkoreksi tajam. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), akhirnya tutup koreksi 54,566 poin atau 1,1% di posisi 4654,054. Ini, posisi penutupan terendah sejak perdagangan 4 Februari lalu. Faktor pemicu lainnya yang menekan sejumlah harga saham sektoral pada perdagangan kemarin adalah sentimen individual seperti rilis laba 2015 sejumlah emiten yang dibawah perkiraan sebelumnya. Sementara bursa global tadi malam, terkoreksi menyusul tertekannya kembali harga minyak mentah. Indeks Eurostoxx di kawasan Euro melemah 1,6% di level 2887,38. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing koreksi 1,14% dan 1,25% di posisi 16431,78 dan 1921,27. Harga minyak mentah tadi malam di AS koreksi 4,7% di USD31,82 perbarel setelah pasar meragukan OPEC akan memotong produksinya. Katalis yang menekan pergerakan pasar saham global tadi malam adalah, meningkatnya kembali kekhawatiran pelemahan ekonomi China setelah PBoC kembali melemahkan Yuan dan tertekannya kembali harga minyak mentah. Melihat kondisi tersebut beserta harga minyak yang kembali turun, menurut pengamat pasar modal David Setyanto melalui pesan singkat kepada obsessionnews.com, Rabu (24/2) jelas akan berdampak negatif bagi pergerakan harga saham berbasiskan komoditas seperti tambang yang beberapa sesi perdagangan terakhir menguat cukup signifikan. Pada perdagangan hari ini, IHSG menurut David, berpeluang melanjutkan kembali koreksinya di tengah minimnya insentif positif baik dari domestik maupun eksternal, dan diperkirakan bergerak di kisaran 4610 hingga 4680 di teritori negatif. Berikut beberapa saham pilihan yang direkomendasikan pada perdagangan Rabu (24/2) antara lain, BBCA 13000-13400 TB, SL 12700 ASII 6350-6900 BoW, SL 6300 PGAS 2600-2720 TB, SL 2500 CTRA 1300-1400 Buy, SL 1280 PPRO 190-198 BoW, SL 184 KLBF 1290-1370 Buy, SL 1230 MNCN 1620-1740 TB, SL 1580 PWON 440-475 BoW, SL 435 ADHI 2470-2620 BoW, SL 2400 PTPP 3630-3800 BoW, SL 3600. (Mahbub Junaidi)