Bulan Depan Setiap Anak Sudah Punya Kartu Identitas

Jakarta, Obsessionnews - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan segera mengumpulkan para Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dari seluruh Indonesia untuk mensosialisasikan program Kartu Identitas Anak (KIA). "Kemendagri ingin mempunyai data valid mengenai jumlah penduduk, kami kategorikan penduduk dewasa yang sudah harus punya e-KTP dan anak-anak," kata Tjahjo di Istana Jakarta, Jumat (12/2/2016). Tjahjo menjelaskan program KIA bertujuan agar basis data kependudukan benar-benar akurat. Sehingga pelayanan yang diberikan juga nantinya bisa lebih maksimal. Program ini hadir untuk keamanan dan kepentingan bagi anak-anak secara nasional. "Ini penting bagi anak-anak untuk bisa setidaknya saat mau menabung ke bank, tidak harus pakai nama orangtua, tapi pakai nama sendiri dan yang paling penting untuk data," ujarnya. Dia menargetkan bulan depan program tersebut sudah harus berjalan agar setiap anak lahir, tidak hanya memperoleh akta kelahiran namun juga KIA. Karena itu, pihaknya akan membentuk tim guna mempercepat proses. Nantinya tim akan bekerja turun langsung dari rumah ke rumah untuk melakukan pendataan. Langkah ini ditempuh karena disadari untuk menggerakkan masyarakat berinisiatif meluangkan waktu datang ke kantor kelurahan untuk mengurus KIA cukup sulit. "Ini juga menyangkut untuk mengurus kartu sehat, kartu pintar, atau pergeseran dari KIA ke e-KTP saat anak mulai beranjak dewasa," pungkas dia. Tjahjo mengaku untuk penerapan program ini, pihaknya telah terlebih dahulu melakukan pengkajian secara mendalam. Termasuk melakukan studi banding ke negara tetangga, Malaysia, yang telah lebih dahulu menerapkannya. "Malaysia itu semua terdata. Anak kecil lahir dapat akta kelahiran dan identitas anak, usia 17 tahun sudah punya e-KTP," ucap Tjahjo. (Has)





























