Kepala Daerah Terpilih Dilantik di Lapangan Terbuka

Kepala Daerah Terpilih Dilantik di Lapangan Terbuka
Padang, Obsessionnews - Pelantikan calon kepala daerah terpilih di Sumatera Barat (Sumbar) akan dilaksanakan di lapangan terbuka. Pemerintah belum menetapkan, apakah dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (GOR) Agussalim atau Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol Padang. Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumbar, Mardi, mengatakan, pelantikan dilaksanakan di lapangan terbuka, karena undangan yang menghadiri jumlahnya tidak sedikit. "Ada 10 calon kepala daerah terpilih hasil Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu yang akan dilantik secara bersamaan. Undangan yang hadir tidak akan memadai kalau dilangsungkan di gedung," kata Mardi saat dihubungi Selasa (26/1). Mardi mengatakan, pemerintah belum memutuskan, acara pelantikan apakah dilaksanakan di GOR Agussalim atau RTH Imam Bonjol Padang. "Kita akan rapatkan bersama dengan seluruh kepentingan, dimana tempatnya yang cocok untuk pelantikan," katanya. Meski opsi pelantikan dilaksanakan di ruang terbuka, pelantikan di gedung tidak tertutup kemungkinan pelantikan di gedung akan dilaksanakan. Apabila pelantikan dilaksanakan di gedung, undangan yang diperbolehkan masuk harus dipertimbangkan sesuai dengan kapasitas tempat duduk yang tersedia. [caption id="attachment_69009" align="alignleft" width="363"]Ali Asmar Ali Asmar.[/caption] Sementara itu, pelantikan gubernur/wakil gubernur Sumatera Barat (Sumbar) terpilih yang direncanakan digelar Februari 2016 mendatang dinilai lebih baik, agar roda pemerintahan berjalan optimal. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Ali Asmar, mengatakan Gubernur Sumbar yang dipimpin penjabat atau Pj mempunyai tanggung jawab kerja di Jakarta selain di Sumbar. Tanggung jawab kerja sebagai Pj Gubernur Sumbar dan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri bersangkutan harus berbagi tugas. Maka dari itu, harus ada kepala daerah definitif yang memimpin Sumbar. “Sekarang kita dipimpin Penjabat (Pj) yang juga mempunyai tanggung jawab bekerja di Jakarta, tapi juga harus bekerja di Sumatera Barat. Berapa kali dalam seminggu harus di Jakarta, tapi juga ke Sumatera Barat. Yang jelas harus ada Kepala Daerah definitif yang memimpin Sumatera Barat,” kata Ali Asmar usai memimpin rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumbar di Auditorium Gubernuran, Selasa (26/1). Ali Asmar menjelaskan, pasca KPU menetapkan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Sumbar, tinggal menunggu hasil pleno disampaikan pada DPRD Sumatera Barat untuk ditindaklanjuti dengan rapat paripurna istimewa untuk menetapkan Gubernur-Wakil Gubernur terpilih, yang kemudian keputusan rapat diserahkan pada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri Dalam Negeri. Sebelumnya, Pj Gubernur Sumatera Barat Reydonnyzar Moenek mengatakan, calon kepala daerah terpilih yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi akan dilantik Februari 2016. Sedangkan yang berperkara ke MK akan dilantik pada Maret 2016. Opsi pelantikan yang telah diajukan, pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur digelar serentak di Istana Presiden. (Musthafa Ritonga)