Pidato Mega di Rakernas PDIP Sinyal untuk Pecat Rini Soemarno

Jakarta, Obsessionnews - Pidato Megawati Soekarnoputri di Rakernas PDI-P, Minggu (10/1/2016), merupakan sinyal kuat untuk merekomendasikan pada Presiden Jokowi agar segera memecat Rini Soemarno dari jabatan Menteri BUMN, Alasan Megawati sudah tepat karena memang pegelolahan BUMN di tangan Rini Soemarno sudah kehilangan roh nasionalisme dan sangat neolib. “Rini Soemarno sungguh tidak mengerti filosofi dasar sebuah negara harus memiliki BUMN ,di mana keberadaan BUMN adalah bentuk dari campur tangan/intervensi pemerintah dalam open market dan untuk melindungi ekonomi nasional ,serta untuk menambah pemasukan penerimaan negara,” tegas Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu Arief Poyuono, Senin (11/1/2016) pagi. Ia memaparkan, sebuah negara melakukan intervensi di pasar itu murni dari teori John Maynard Keynes, yang menyarankan negara ikut mengintervensi pasar, yaitu saat Amerika Serikat mengalami the great depression akibat tidak adanya campur tangan pemerinta. Nah, campur tangan pemerintah itulah dalam bentuk BUMN, misalnya perbankan BUMN yang seharusnya lebih banyak melakukan fungsi intemediasi bank untuk meningkatkan permodalan sektor UMKM, petani, nelayan justru lebih banyak membiayai sektor corporasi. “Apalagi selama Rini Soemarno menjabat Menteri BUMN, perbankan milik BUMN sudah digadaikan pada perbankan China. Dan telah melakukan persekongkolan busuk untuk menjual aset vital besar seperti JICT dan TPK Koja dengan harga akal-akalan yang merugikan negara, serta rencana Menteri BUMN untuk melakukan privatisasi BUMN yang vital tahun 2016,” ungkap Arief Poyuono. “Jadi, sudah sangat tepat kritik Megawati terkait pengelolaan BUMN oleh Rini Soemarno yang mirip pedagang, di mana seharusnya BUMN instrumen negara untuk menyebarkan kesejahteraan, bukan untuk berbisnis semata mata .yang tidak boleh keluar dari koridor UUD 1945 pasal 33,” tandasnya. Karena itu, menurutnya, Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu mendesak agar Presiden Jokowi segera memecat Menteri BUMN Rini Soemarno. Sebab apabila tidak, BUMN yang merupakan aset vital negara akan ludes diobral murah oleh Menteri BUMN. Sementara itu, pada Senin (11/1) pagi ini, Aliansi Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) akan menggelar Aksi “Copot Menteri Antek Neolib Anti Nawacita Rini Soemarno dan Sudirman Said”. Aksi massa Copot Menteri Antek Neolib ini digelar pada pukul 09.00 – 12.00 WIB dengan Longmarch dari Patung Kuda Arjuna Wiwaha Jl. Merdeka Barat Menuju Istana Negara. (Ars)





























