IHSG Diprediksi di Kisaran 4490 Hingga 4580

IHSG Diprediksi di Kisaran 4490 Hingga 4580
Jakarta, Obsessionnews - Setelah dua hari perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami rally, akhirnya kemarin kembali terkoreksi tajam terimbas meningkatnya resiko pasar saham kawasan Asia dan ditutup di posisi 4530,448 terkoreksi 78,534 poin (1,7%). Memburuknya pasar saham Asia terutama dipicu meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek pertumbuhan ekonomi China, setelah PBoC kemarin kembali melakukan depresiasi atas mata uang Yuan dan juga dipicu tren pelemahan harga minyak mentah dunia. Indeks saham China, Shanghai Composite kemarin kembali anjlok 7 persen sehingga kembali dihentikan perdagangannya sebelum akhir sesi. Otoritas moneter China telah melakukan depresiasi atas mata uang Yuan untuk delapan hari berturut-turut menimbulkan kecemasan global akan akan prospek perekonomian negara tersebut. Sedangkan, harga minyak mentah di perdagangan Asia kemarin untuk jenis WTI koreksi 3,5% di 32,77 dolar AS perbarel. Meningkatnya kekhawatiran atas perekonomian China ikut berdampak pada perdagangan bursa saham global tadi malam. Indeks saham Eurostoxx di kawasan Euro tadi malam anjlok 1,74% di 3084,68. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street masing-masing anjlok 2,32% dan 2,37% tutup di 16514,10 dan 1943,09. Harga minyak mentah di AS tadi malam turun 2,36% di 33,17 dolar AS perbarel. Sedangkan harga emas kembali menguat 1,58% di 1109,20 dolar AS per ounce. Kondisi pasar saham global dan kawasan yang kembali ditandai dengan meningkatnya resiko pasar masih akan mewarnai sentimen pasar pada perdagangan akhir pekan ini. Pelemahan mata uang Yuan cenderung berdampak negatif bagi pergerakan rupiah. Dari analisa tersebut, pada perdagangan hari ini, Jumat (8/1), pengamat pasar modal David Setyanto memperkirakan IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 4490 hingga 4580 cenderung melanjutkan koreksi. Berikut saham pilihan yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini antara lain : ASII 5800-6200 BoW, SL 5700 JSMR 5600-5900 BoW, SL 5300 BBNI 4900-5200 BoW, SL 4750 ADHI 2150-2300 BoW, SL 2100 WSKT 1670-1750 TB, SL 1600 WIKA 2790-2950 TB, SL 2690 ICBP 13700-14200 TB, SL 13600 SMRA 1580-1650 Buy, SL 1500 GIAA 310-324 TB, SL 308 AKRA 7300-7900 TB, SL 7000. (Mahbub Junaidi)