Pemilih yang Datang ke TPS Sangat Minim

Padang, Obsessionnews - Partisipasi pemilih pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2015 di Sumatera Barat (Sumbar) diprediksi rendah. Target yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 77,5 persen diprediksi tidak tercapai. Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Sumbar Emma Yohanna mengatakan, pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) sangat minim. "Berdasarkan pantauan disejumlah TPS di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) partisipasi pemilih ada yang mencapai 45 persen dan 50 persen," kata Emma Yohanna kepada obsessionnews.com Kamis (10/12) saat dihubungi sekitar pukul 08:35 WIB. Selain memantau pelaksanaan Pilkada serentak di Pasbar, Emma Yohanna menggunakan hak suara di Kecamatan Sungai Aur. Dari sejumlah TPS yang dipantau Emma Yohanna, antusias pemilih untuk datang ke TPS sangat minim. Sejumlah persoalan yang menjadi indikator pemilih enggan datang ke TPS menurut Emma Yohanna, pemilih ada yang tidak mendapat formulir C6 atau surat undangan memilih. Pemilih kurang percaya dengan pemimpin karena bisa jadi kurang menguntungkan bagi masyarakat. "Pemilih enggan datang ke TPS mungkin mereka kecewa dengan pemimpin selama ini," sebut Emma. Indikator lain, partisipasi pemilih rendah, karena sosialisasi selama pelaksanaan Pilkada serentak minim. Meski demikian, kata Emma Yohanna, pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara Pilkada serentak berjalan aman, lancar. (Musthafa Ritonga)




























