Jelang Masa Tenang, Panwaslu Semarang Kebut Tertibkan APK Ilegal

Jelang Masa Tenang, Panwaslu Semarang Kebut Tertibkan APK Ilegal
Semarang, Obsessionnews - Ribuan Alat Peraga Kampanye (APK) ilegal masih terpasang di sejumlah titik di Kota Semarang. Padahal, masa tenang kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah semakin dekat. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Semarang tak berdiam diri. Rencananya, lembaga pengawas tersebut akan mengebut penertiban APK ilegal yang masih menempel di sejumlah jalan raya. Pembersihan ini melibatkan unsur gabungan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Panwas, Kesbangpolinmas, Satpol PP, Dinas PJPR, Dinas Perhubungan Kota Semarang, Kepolisian, dan Dinas Pertamanan setempat. Ketua Panwas Kota Semarang Muhammad Amin mengatakan, sesuai amanat Pasal 26 ayat 1 PKPU, pihaknya akan menyasar belasan spot yang ada di Ibukota Jateng. "Kami akan menertibkan APK yang dipasang oleh pasangan calon tanpa melibatkan KPU," tegas Amin, Jum'at (27/11/2015). Beberapa jalan yang jadi sasaran penertiban APK ilegal diantaranya ruas Jalan Pemuda tepat di sekitar Balai Kota Semarang, S.Parman, Sultan Agung, Kaliwiru, Setiabudi-Kodam IV Diponegoro, Pandanaran, Ahmad Yani, Majapahit, Supriyadi, Soekarno-Hatta, Citarum, Dr. Cipto, Kartini-Kampung Kali, Thamrin-Paragon Mall-dan kembali ke Balai Kota. "Kami akan membagi tim penertiban menjadi dua regu, aksi penertiban juga dibantu dua unit mobil tangga (truck crane)," ujarnya. Setidaknya, sebanyam 6.900 APK ilegal bakal diberangus sebelu masa tenang ataupun hari H Pilwakot Semarang. "Tapi sementara ini baru bisa menertibkan 20 persen dari total target yang ingin kami capai sebelum masa tenang kampanye," ungkap dia Amin menambahkan, KPU sendiri sudah menurunkan 15 baliho raksasa di jalan raya yang bernada provokatif untuk mengajak memilih salah satu pasangan calon. "Alat kampanye yang diturunkan karena ketidakdisiplinan, ketidaksadaran, dan selalu dilanggarnya peraturan oleh pendukung paslon yang kerap kembali memasang APK setelah diadakan penurunan," tandasnya. (Yusuf IH)