Pizza Hut Gelar Maker Junior Bagi Anak Yatim

Pizza Hut Gelar Maker Junior Bagi Anak Yatim
Bandung, Obsessionnews - Merespon program Walikota Bandung Ridwan Kamil yang menjadikan Kota Bandung sebagai kota kreatif, Pizza Hut menggelar Pizza Maker Junior bagi seratus anak yatim. Demikian disampaikan Area Manager Bandung  Pizza Hut Delivery (PHD) Jakfar Sokip saat acara Pizza Maker di Jalan Buahbatu Bandung, Jumat (20/11). Sokip menilai dengan semangat ‘membawa harapan’, Pizza Hut Indonesia dan Pizza Hut Delivery (PHD) 1500 600 dari Sriboga Food Group kembali menggelar “Pizza Maker Junior” untuk kelima kalinya di gerai Pizza Hut Jemur Sari - Surabaya dan Pizza Hut Buah Batu - Bandung yang diikuti oleh 100 anak yatim piatu akan mendongkrak potensi anak menjadi seorang yang kreatif sehingga cita-cita Bandung sebagai kota kreatif akan terwujud. Di masing-masing kota Program ini merupakan bagian dari program CSR dari Sriboga Food Group yang dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab untuk terus berbagi dan berkontribusi terhadap kemajuan masyarakat. Pizza Hut dan PHD 1500 600 juga mengajak anak-anak untuk membiasakan diri mencuci tangan tangan sebelum dan sesudah beraktivitas sebagai bagian dari hidup sehat. “Program ini merupakan salah satu agenda rutin sejak tahun 2011 sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibilty (CSR) bertajuk ‘membawa harapan’ dengan tujuan untuk memberikan edukasi dan pengalaman baru bagi anak-anak kurang beruntung dalam membuat pizza secara langsung dan mengenal langsung dapur profesional di balik restoran Pizza Hut sebagai bekal masa depan yang memperkaya wawasan,” kata Jakfar. piza2 Pada acara “Pizza Maker Junior” 2015, anak diajak mengikuti bincang santai mengenai pentingnya keseimbangan gizi pada makanan untuk tumbuh kembang mereka, mengetahui kandungan nutrisi dalam pizza dan membiasakan diri mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas. Mengenai topik pentingnya mencuci tangan, ahli gizi Dr. Louisa Langi mengatakan tangan merupakan pembawa utama kuman penyakit, tercatat sebanyak empat juta anak meninggal setiap tahunnya akibat diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di negara-negara berkembang. Dengan mengedukasi pentingnya Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) akan  berkontribusi mencegah dan mengeliminasi angka korban setiap tahunnya. Tak hanya itu praktik CTPS juga dapat mencegah penyakit cacingan, infeksi kulit, dan mata. Selain itu anak-anak juga diajak mengikuti tur di balik dapur Pizza Hut Indonesia dan berlomba menghias pizza dengan berbagai macam topping yang disediakan. Melalui kegiatan ini, anak-anak dilatih untuk bekerja dan berkreasi dalam tim guna meramu pilihan topping pizza yang menarik. Anak-anak juga diharapkan semakin mengenal pizza sebagai panganan yang bisa menjadi alternatif pilihan menu untuk makanan mereka sehari-hari. piza3 Di Bandung, acara ini diikuti oleh anak yatim piatu dari Panti Asuhan Al-Hilal, Panti Asuhan Al-Yassin, Yayasan Panti Asuhan Muhammadiyah dan Yayasan Pondok Cahaya. Di kesempatan yang sama, Pizza Hut Delivery (PHD), sebagai bisnis unit dari Sriboga Food, turut memperkenalkan kembali program “Pizza Maker Junior” yang menjadi bagian dari kegiatan marketing mereka yang telah berjalan sejak tahun 2008. Adapun program “Pizza Maker Junior” yang dillaksanakan oleh PHD bertujuan untuk lebih mengajak anak-anak kenal lebih dekat dengan PHD lewat beragam kegiatan edukatif dan kreatif. Mengangkat semangat “Buat Sendiri Pizzamu”, dan dengan biaya Rp 35.000,-/ anak, peserta sudah bisa mendapatkan kesempatan mengunjungi dapur PHD dan mempelajari cara membuat pizza, mengikuti workshop pembuatan aneka kreasi pizza dari kertas Kkoru, makan bersama  dan mendapatkan souvenir dari PHD. (Dudy Supriyadi)