Adian: Rapat Pakai Masker, Pimpinan DPR Norak!

Adian: Rapat Pakai Masker, Pimpinan DPR Norak!
Jakarta, Obsessionnews – Perilaku pimpinan DPR RI yang melakukan atraksi mengenakan masker di rapat paripurna, Jumat (30/10), mendapat kecaman dari sesame Anggota DPR sendiri. Pasalnya, pimpinan DPR mengenakan masker yang konon katanya untuk solidaritas terhadap rakyat yang sedang terkena asap dari hutan yang terbakar. “Sebagai legislator Pimpinan DPR seharusnya tidak perlu menunjukkan solidaritas dengan cara yang norak dan kekanak-kanakan, melainkan dengan merevisi UU yang melegitimasi pembakaran hutan, salah satunya UU Nomor 32 tahun 2009,” kecam Anggota DPR dari Fraksi PDI-P Adian Napitupulu SH. “Apa yang dilakukan para pimpinan DPR itu menjadi dagelan yang tidak lucu karena rakyat sangat tahu bahwa ketika hutan terbakar, para pimpinan itu justeru merasa lebih penting bertemu Donald Trump dan selfie dengan 'cheer leaders' ber rok mini daripada meninjau lokasi kebakaran hutan,” semprotnya pula. Selain merevisi UU, tutur Adian, hal lain yang seharusnya dilakukan oleh pimpinan DPR mestinya memperjuangkan anggaran yang lebih besar untuk mencegah kebakaran hutan di kemudian hari. Adian menilai, ketika pimpinan DPR menggunakan masker tapi berdiam diri terhadap  beragam peraturan perundangan yang melegitimasi pembakaran hutan, tidak memperjuangkan anggaran untuk pencegahan dan penanganan asap maka jelas bahwa apa yang dilakukan pimpinan DPR adalah memanfaatkan penderitaan rakyat korban asap untuk popularitas dirinya. Di sisi lain, lanjut Adian, menggunakan masker dalam Rapat Paripurna menjadi sebuah penghinaan terhadap Indonesia ketika masker norak itu tetap digunakan saat lagu Indonesia Raya dinyanyikan. “Sedih kita melihat para pimpinan DPR menjadikan Rakyat dan lagu Indonesia Raya menjadi olok-olok yang tidak lucu hanya untuk mengejar popularitas dan pencitraan. Para pimpinan itu bukan saja tidak punya rasa kebangsaan tapi juga jangan-jangan mereka tidak punya hati nurani,” kepret Adian. Adian pun mengangap lelucon masker itu umumnya disebut sebagai aksi teaterikal yang biasa dilakukan mahasiswa. “Ketika aksi teaterikal itu justeru dilakukan juga disaat paripurna oleh para pimpinan DPR maka sepertimya di masa muda mereka tidak pernah lakukan demonstrasi termasuk aksi-aksi teaterikal. Menyedihkan memang hidup tanpa lewati masa muda,” olok Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) ini. (Ars) [caption id="attachment_36144" align="aligncenter" width="640"]Adian Napitupulu Adian Napitupulu[/caption]