Paska Ledakan Bom, Polisi Masih Berjaga di Mal Alam Sutera

Tangerang, Obsessionnews - Hingga siang ini, polisi masih berjaga-jaga dan memasang garis polisi di lokasi ledakan di lantai dasar toilet di Mal Alam Sutera, Kotamadya Tangerang, Banten. Sebuah benda yang diduga bom meledak di toilet karyawan di kantin timur, lantai LG Mall Alam Sutera, Jalan Sutera Barat, Kelurahan Panunggangan Timur, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Rabu (28/10/2015) sekitar pukul 12.05 WIB. Akibat peristiwa tersebut, seorang karyawan kantin Borneo bernama Fian (25), menderita luka bakar pada bagian kaki kirinya. Ia dilarikan ke Rumah Sakit Omni untuk mendapatkan perawatan medis. Tim Densus 88 Mabes Polri sudah menanggap LO, terduga pelaku peledakan, dengan motif pemerasan. Serta menggeledah rumah LO di Serang, Banten. Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal (Irjen) Tito Karnavian kemarin mengatakan ledakan bom di Mall @Alam Suterra, berasal dari dalam toilet pria kantin karyawan, saat jam makan siang. “Diduga bom diletakkan di dalam tempat sampah toilet. Peristiwa ini sudah kedua kali terjadi di sini (Mall Alam Sutera, red), ledakan juga terjadi pada Juli 2015 lalu,” kata Irjen Tito singkat. Sedangkan, Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro jaya, Komisaris Besar (Kombes) Khrisna Murti mengatakan ledakan di Mall Alam Sutera, diduga berasal dari bom rakitan dengan daya ledak rendah (low explosive). (Baca juga: Siswa Muslim AS Buat Jam, DIsangka Gurunya Bom Rakitan)
Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum dapat memastikan apakah benda yang meledak tersebut bom atau bukan, karena masih terus diselidiki tim dari Puslabfor. “Dari analisa sementara, kami menduga pelakunya sama dengan yang lalu, karena polanya sama. Tapi kami masih terus kembangkan,” tandasnya. Guna kepentingan penyelidikan, kata dia, tim Gegana sudah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk rekaman kamera CCTV. Namun saat ditanya apa saja barang bukti yang diamankan petugas, Khrisna tidak bersedia merinci. “Yang pasti ada sejumlah barang bukti yang kami amankan, tapi tidak bisa saya sebutkan apa,” pungkasnya. (dod/rez)
Hingga saat ini, pihaknya mengaku belum dapat memastikan apakah benda yang meledak tersebut bom atau bukan, karena masih terus diselidiki tim dari Puslabfor. “Dari analisa sementara, kami menduga pelakunya sama dengan yang lalu, karena polanya sama. Tapi kami masih terus kembangkan,” tandasnya. Guna kepentingan penyelidikan, kata dia, tim Gegana sudah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk rekaman kamera CCTV. Namun saat ditanya apa saja barang bukti yang diamankan petugas, Khrisna tidak bersedia merinci. “Yang pasti ada sejumlah barang bukti yang kami amankan, tapi tidak bisa saya sebutkan apa,” pungkasnya. (dod/rez)



























