Rupiah Sentuh Rp14.700, IHSG di Zona Merah

Rupiah Sentuh Rp14.700, IHSG di Zona Merah
Jakarta, Obsessionnews – Hingga penutupan perdagangan hari ini, posisi mata uang rupiah terus merosot. Nilai tukarnya sudah menyentuh Rp14.700 per dolar AS. Hal ini disebut-sebut lantaran ketidakpastian ekonomi global termasuk peran The Federal Reserve yang tak juga mengumumkan angka patokan suku bunganya. Lantaran ketidakpastian tersebut, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang tadinya dipatok pada angka 3,8% akhirnya diturunkan enjadi 3,6% hingga berdampak pada harga komoditas yang turut anjlok. Belum lagi, Cina yang merupakan raksasa ekonomi dunia kedua setelah Amerika Serikat dan juga mitra dagang utama Republik Indonesia tengah mengalami perlambatan. Selain nilai tukar rupiah yang ambrol, hingga penutupan perdagangan hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga masih betah menempati zona merah dengan jatuh 88 poin akibat tekanan aksi jual investor asing. Pada pembukaan perdagangan pagi tadi IHSG anjlok 11,499 poin atau 0,40 % ke level 4.192,716 akibat koreksi pasar saham Asia. Menutup perdagangan Senin pekan ini, IHSG terus anjlok 88,937 poin (2,11%) ke level 4.120,502. Sedangkan LQ45 terpangkas 19,068 poin ke level 680,303. Seluruh Indeks sektoral jatuh ke zona merah lantaran tekanan jual. Hingga sore ini, transaksi investor asing tercatat melakukan penjualan bersih senilai Rp 266,869 miliar di seluruh pasar. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 219.404 kali dengan volume 4,587 miliar lembar saham senilai Rp 4,099 triliun. Sebanyak 73 saham naik, 210 turun, dan 63 saham stagnan. Bursa-bursa regional masih kompak melemah hingga siang hari ini. Koreksinya cukup dalam meski ada sentimen positif dari Wall Street yang menguat di akhir pekan lalu. Bursa-bursa di Asia bergerak variatif hingga penutupan perdagangan sore ini. Hanya bursa saham China yang menguat sendirian di zona hijau.(Mahbub Junaidi)