Berdesakan, Lebih 150 Jamaah Haji Meninggal Dunia

Mina - Laporan-laporan dari Arab Saudi menyebutkan sekitar 150 jemaah haji meninggal dunia akibat berjejalan dalam prosesi haji di Mina. Para pejabat keamanan, sebagaimana dikutip stasiun TV pemerintah Arab Saudi, mengatakan sekitar 390 jemaah mengalami luka-luka sejauh ini dalam insiden pada Kamis (24/09). Peristiwa terjadi ketika jemaah melakukan lempar jumrah, salah satu rangkaian ibadah haji dengan melempar kerikil sebagai simbol sedang melempari setan. Ibadah haji tahun ini diikuti sekitar dua juta jemaah haji dari seluruh dunia. [caption id="attachment_62832" align="aligncenter" width="640"]
Di Mina, para jemaah haji melempar kerikil di Mina sebagai simbol sedang melempari setan. (bbc.co.uk)[/caption] Tahun 2006, inside berjejalan juga terjadi di Mina dengan korban mencapai 346 jiwa. Sebelum peristiwa hari ini, pelaksanaan haji juga diwarnai jatuhnya derek yang digunakan untuk proyek perluasan Masjidil Haram. Tercatat 111 jemaah meninggal dunia, termasuk 11 jemaah warga negara Indonesia dalam peristiwa di Masjidil Haram itu. Raja Arab Saudi sudah menjanjikan santunan kepada keluarga korban meninggal maupun korban luka-luka. [caption id="attachment_62831" align="aligncenter" width="640"]
Laporan-laporan dari Arab Saudi menyebutkan sekitar 100 jemaah haji meninggal dunia akibat berjejalan dalam prosesi haji di Mina. (bbc.co.uk)[/caption] Perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi tengah mengirim tim untuk memastikan apakah ada jemaah haji Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa 'berjejalan' yang mengakibatkan sejauh ini, sekitar 200 jemaah haji meninggal dunia. Sementara korban yang cedera diperkirakan mencapai 400 lebih. "Kita sedang melakukan pemantauan. Tim kami sedang bergerak," kata Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Haji Indonesia di Arab Saudi, Ahmad Jauhari, kepada BBC Indonesia, Kamis (24/9) sekitar pukul 15.45 WIB. Menurutnya, pihaknya baru saja menerima informasi bahwa telah: "terjadi desak-desakan di Mina yang mengakibatkan 100 orang meninggal dunia dan 340 orang terluka." [caption id="attachment_62830" align="aligncenter" width="640"]
Staf khusus Menteri Agama, Hadi Rahman mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pengecekan dan tengah mencari cara untuk pergi ke Mina. (bbc.co.uk)[/caption] Ditanya apakah pihaknya sudah memperoleh informasi apakah ada korban dari jemaah haji Indonesia, Ahmad Jauhari mengatakan: "Justru itu belum, karena tim kami sedang bergerak." Sementara itu, staf khusus Menteri Agama, Hadi Rahman, mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengecekan dan tengah mencari cara untuk pergi ke Mina. Akses ke Mina Sulit Dia mengaku akses sangat sulit karena jalan begitu macet. "Rombongan Menteri Agama sedang bergerak menuju Mina, dan terus menghubungi otoritas Arab Saudi, tapi kami belum menerima informasi yang jelas," kata Hadi Rahman kepada BBC Indonesia. "Kami juga belum menerima informasi dari jemaah haji Indonesia," tambahnya. Laporan-laporan dari Arab Saudi menyebutkan sekitar 200 jemaah haji meninggal dunia akibat berjejalan dalam prosesi haji di Mina. Para pejabat keamanan, sebagaimana dikutip televisi Arab Saudi, mengatakan sekitar 390 jemaah mengalami luka-luka sejauh ini dalam insiden pada Kamis (24/9). (bbc.co.uk/Indonesia)
Di Mina, para jemaah haji melempar kerikil di Mina sebagai simbol sedang melempari setan. (bbc.co.uk)[/caption] Tahun 2006, inside berjejalan juga terjadi di Mina dengan korban mencapai 346 jiwa. Sebelum peristiwa hari ini, pelaksanaan haji juga diwarnai jatuhnya derek yang digunakan untuk proyek perluasan Masjidil Haram. Tercatat 111 jemaah meninggal dunia, termasuk 11 jemaah warga negara Indonesia dalam peristiwa di Masjidil Haram itu. Raja Arab Saudi sudah menjanjikan santunan kepada keluarga korban meninggal maupun korban luka-luka. [caption id="attachment_62831" align="aligncenter" width="640"]
Laporan-laporan dari Arab Saudi menyebutkan sekitar 100 jemaah haji meninggal dunia akibat berjejalan dalam prosesi haji di Mina. (bbc.co.uk)[/caption] Perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi tengah mengirim tim untuk memastikan apakah ada jemaah haji Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa 'berjejalan' yang mengakibatkan sejauh ini, sekitar 200 jemaah haji meninggal dunia. Sementara korban yang cedera diperkirakan mencapai 400 lebih. "Kita sedang melakukan pemantauan. Tim kami sedang bergerak," kata Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Haji Indonesia di Arab Saudi, Ahmad Jauhari, kepada BBC Indonesia, Kamis (24/9) sekitar pukul 15.45 WIB. Menurutnya, pihaknya baru saja menerima informasi bahwa telah: "terjadi desak-desakan di Mina yang mengakibatkan 100 orang meninggal dunia dan 340 orang terluka." [caption id="attachment_62830" align="aligncenter" width="640"]
Staf khusus Menteri Agama, Hadi Rahman mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pengecekan dan tengah mencari cara untuk pergi ke Mina. (bbc.co.uk)[/caption] Ditanya apakah pihaknya sudah memperoleh informasi apakah ada korban dari jemaah haji Indonesia, Ahmad Jauhari mengatakan: "Justru itu belum, karena tim kami sedang bergerak." Sementara itu, staf khusus Menteri Agama, Hadi Rahman, mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengecekan dan tengah mencari cara untuk pergi ke Mina. Akses ke Mina Sulit Dia mengaku akses sangat sulit karena jalan begitu macet. "Rombongan Menteri Agama sedang bergerak menuju Mina, dan terus menghubungi otoritas Arab Saudi, tapi kami belum menerima informasi yang jelas," kata Hadi Rahman kepada BBC Indonesia. "Kami juga belum menerima informasi dari jemaah haji Indonesia," tambahnya. Laporan-laporan dari Arab Saudi menyebutkan sekitar 200 jemaah haji meninggal dunia akibat berjejalan dalam prosesi haji di Mina. Para pejabat keamanan, sebagaimana dikutip televisi Arab Saudi, mengatakan sekitar 390 jemaah mengalami luka-luka sejauh ini dalam insiden pada Kamis (24/9). (bbc.co.uk/Indonesia) 




























