Jokowi akan Dorong Timur Tengah Lindungi TKI

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo membawa misi perlindungan terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) saat melawat ke tiga negara Timur Tengah yakni Arab Saudi, Qatar dan Uni Emirat Arab. Jumlah WNI di tiga negara tersebut mencapai lebih dari 1,4 juta orang, sebagian besar merupakan tenaga kerja di sektor informal. Jokowi mengatakan TKI telah memberikan kontribusi besar, tidak saja kepada perekonomian ketiga negara tersebut, namun juga bagi Indonesia. Oleh karena itu, isu perlindungan WNI juga akan mendapat fokus dalam kunjungan kenegaraan ini. "Pemerintah Indonesia akan mendorong agar pemerintah di tiga negara Timur Tengah tersebut untuk terus memberikan perhatian dan perlindungan bagi WNI dan Pekerja Indonesia di negara-negara tersebut," ujar Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jaktim, Jumat (11/9/2015). Kunjungan kenegaraan ini, menurut Presiden bertujuan mempererat hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah, terutama di bidang kerjasama ekonomi, ketahanan energi, perlindungan WNI, dan kerjasama di bidang industri strategis. Selain itu, kerjasama dengan Negara-Negara Teluk seperti Arab Saudi, PEA, dan Qatar juga akan ditingkatkan melalui kerjasama strategis antara Indonesia dan Gulf Cooperation Council (GCC). Untuk itu, Presiden Jokowi akan menerima kunjungan kehormatan dari Sekjen Gulf Cooperation Council (GCC), disamping menerima kunjungan kehormatan Presiden Islamic Development Bank, di Jeddah, Arab Saudi. Presiden juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Salman bin Abdulazis di Jeddah, Arab Saudi;dengan Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan, Putra Mahkota PEA, di Abu Dhabi, PEA, dan dengan Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, Emir Negara Qatar, di Doha, Qatar. Menurut rencana, dalam kunjungan ini akan ditandatangani sejumlah kesepakatan, antara lain;Perjanjian Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik, Dinas, dan Khusus antara Indonesia dan Qatar, Perjanjian Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang antara Indonesia dan PEA;dan Deklarasi Kehendak Pembentukan Kerjasama Strategis antara Indonesia dan Gulf Cooperation Council. Selain itu, beberapa perusahaan Indonesia juga akan melakukan kesepakatan kerjasama dengan mitranya di tiga negara tersebut. Perusahaan Indonesia yang akan melakukan kesepakatan tersebut antara lain, PT. Pindad, PT. Dirgantara Indonesia dan PT. PAL, disamping juga rencana investasi dari Lulu Hypermarket di Indonesia. (Has)





























