Meningkatnya Resiko Pasar, Bakal Picu Tekanan Jual

Jakarta, Obsessionnews - Pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)kembali terkoreksi tajam hingga 97,148 poin (2,15%) di 4412,459. Nilai transaksi di Pasar Reguler pun turun hanya mencapai Rp 3,2 triliun dibandingkan rata-rata harian Agustus lalu yang mencapai Rp3,99 triliun. Selanjutnya, penjualan bersih asing kemarin (1/9), mencapai Rp 232,7 miliar. Tekanan jual di pasar, terutama dipicu sejumlah saham unggulan berkapitalisasi besar yang terimbas sentimen negatif dari kawasan Asia. Pasar pun kembali melepas aset beresiko setelah data aktivitas manufaktur China pada Agustus 2015 menunjukkan terjadinya kontraksi seperti tercermin dari indeks China final Manufacturing PMI yang turun ke 49,7 dari Juli lalu di 50. Indeks final manufacturing PMI China berada di bawah 50, menurut analis First Asia Capital David Setyanto, untuk pertama kalinya sejak Februari lalu yang mengindikasikan terjadinya kontraksi. Data tersebut pun kembali meningkatkan kekhawatiran atas perlambatan ekonomi China yang tentunya akan mempengaruhi outlook pertumbuhan ekonomi global. Sedangkan seluruh bursa kawasan dan global kemarin pun ikut terkoreksi tajam akibat sentimen tersebut. Di Wall Street, tadi malam indeks saham anjlok hampir 3%. Indeks DJIA dan S&P masing-masing terkoreksi 2,84% serta 2,96% dan tutup di 16058,35 dan 1913,85. Kekhawatiran perlambatan ekonomi global terus berlanjut setelah data aktivitas manufaktur China mengalami kontraksi dan di Amerika Serikat (AS) mengalami perlambatan. Indeks ISM Manufacturing PMI AS Agustus turun ke 51,1 di bawah estimasi pasar 52,6 dan angka bulan sebelumnya 52,7. Sementara harga minyak mentah di AS tadi malam juga anjlok 10% setelah mengalami rally dalam tiga hari perdagangan sebelumnya, di 44,23 dollar AS perbarrel. Meningkatnya resiko pasar, diperkirakan bakal kembali memicu tekanan jual pada perdagangan hari ini. IHSG diperkirakan akan kembali menguji support di 4335. Sedangkan resisten di 4460.(Mahbub Junaidi)





























