Bulog Imbau Warga Tak Panik Atas Mogoknya Pedagang Ayam

Bulog Imbau Warga Tak Panik Atas Mogoknya Pedagang Ayam
Bandung, Obsessionnews - Kepala Divisi Regional (Kadivre)Bulog Jabar mengimbau warga agar tidak panik atas mogoknya pedagang ayam mulai hari ini, Kamis (20/8). Demikian disampaikan Kadivre Bulog Jabar Alif Afandi. Menurut Alif pihaknya sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi kelangkaan daging ayam di Jawa Barat. "Kalaupun nanti ada permintaan dari pemerintah, kami sangat siap untuk menggelar Operasi Pasar (OP) stok kami cukup untuk itu," ujar Alif. Namun demikian, dirinya berharap ada solusi terbaik, sehingga tidak harus melakukan mogok berjualan yang akhirnya akan merugikan semua pihak. Bulog masih menunggu koordinasi dengan pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Peternakan untuk melakukan langkah selanjutnya. "Disperindag Jabar rencananya hari mengundang para pengusaha, peternak serta penyalur ayam potong, saya juga rencananya hadir disana," tegas Alif. Sementara itu isi surat edaran sebagai berikut: Surat Edaran: 006/SE/PESAT-Jabar/Vlll/2015 Berdasarkan hasil musyawarah pengurus dan para bandar ayam pada hari Minggu 16 Agustus 2015 diberitahukan kepada seluruh: 1. Peternak ayam (PS) 2. Broker 3. Bandar 4. Pemotong 5. Pedagang 6. Suplier 7. Supermarket bahwa mulai hari kamis tanggal 20 Agustus 2015 pukul 12.00 Wib sampai Minggu 23 Agustus 2015 pukul 12.00 Wib akan dilaksanakan pemogokan produksi dan berjualan daging ayam yang berlaku untuk seluruh Bandung Raya (Kab. Bandung, Kota Cimahi dan Kab.Bandung Barat), kepada seluruh pihak yang terkait tersebut agar melaksanakan surat edaran ini bagi yang tidak melaksanakannya akan dikenakan sanksi dari seluruh pelaku usaha daging ayam serta khusus bagi pemasok/peternak (ps) yang melanggar akan dikenakan sanksi denda sebesar Rp. 20 juta dan kami Pesat tidak bertanggung jawab apabila terjadi sesuatu pada pelanggar surat edaran ini koordinator aksi Yoyo Sutarya, Didik Drajat dan Heryadi. (Dudy Supriyadi)