Pilkada Kalteng, Ujang Lebih Diunggulkan Dari Incumbent

Jakarta, Obsessionnews - Masyarakat Kalimantan Tengah dinilai sudah mulai terbuka dengan persoalan politik di daerahnya. Menyusul akan dilaksanakannya pemilihan Gubernur Kalteng pada Desember mendatang. Rata-rata masyarakat sudah mengenai bara bakal calon Gubernur Kalteng. Berdasarkan survei Indonesia Development Monitoring (IDM), hampir 50 % masyarakat sudah mengenai nama-nama bakal calon. Setidaknya ada tiga calon Gubernur Kalteng yang memiliki potensi kuat memenangkan Pilkada. Mereka yakni H Ujang Iskandar, Achmad Diran dan Riban Satia. “Dilihat dari tingkat penerimaan masyarakat Kalimantan Tengah, jawaban responden yang sangat signifikan hanya tertuju pada tiga orang calon, yaitu H Ujang Iskandar sebesar 29% dan disusul wakil Gubenur Incumbent Achmad Diran dengan tingkat penerimaan 21 % dan di urutan ketiga Walikota Palangkaraya, Riban Satia 11%," ujar Direktur Eksekutif IDM, Fahmi Hafel di Jakarta, Senin (13/7/2015). Sedangkan calon yang lainya, lanjut Fahmi tingkat penerimanya hanya di bawah 10%. Untuk itu, kata dia, jika pemilihan Gubernur Kalteng dilakukan hari ini, maka jawaban responden rata-rata menjawab 32,4 % memilih Ujang Iskandar disusul Achmad Diran 22,2 %, Riban Satia 8,2%, Willy Yowseph 7,7 %, Darwan Ali mantan Bupati Seruyan. Kemudian 5,6 %, Achmad Amur 4,4%, Asdi Narang yang merupakan kerabat gubenur Teras Natang 4,1%, Hamdani 3,7% , Abdul Razak 3,6%, dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 8,1 %,". “Jika Achmad Diran tidak ingin maju membuat peluang Ujang Iskandar sangat potensial untuk menang dalam pilkada Kalimantan Tengah pada 9 desember nanti, hanya Riban Satia Wakikota Palangkraya, Willy Yoseph mantan Bupati Murung Raya yang bisa menjadi pesaing Ujang Iskandar,” tambahnya. Dalam analisis surveinya, nama Ujang Iskandar dianggap mampu untuk memimpin Kalimantan Tengah dan lebih diterima oleh masyarakat untuk menempati posisi Kalteng -1 dari pada incumbent Achmad Diran. Pasalnya, masyarakat disebut tidak suka dengan adanya politik dinasti yang tengah dibangun oleh incumbent. Fahmi mengungkapkan, Diran memiliki hubungan yang kuat dengan kepemimpinan Teras Narang selama 10 tahun. Dan selama masa kepemimpinannya itu, dianggap belum banyak perubahan bagi masyarakat Kalteng. Sehingga, keberadaan dinilai hanya bagian dari representasi dari kepemimpinan Teras Narang. Diketahui' Jumlah responden dalam survey ini 1608 responden dari 1.825.206 pemilih tetap di Propinsi Kalimantan Tengah yang menjadi populasi dalam penelitian dengan tingkat kepercayaan 98 % dan memiliki margin error ± 2,7 % dengan metode pengambilan sample yang mengunakan Multistde Random sampling tersebut. (Albar)





























