Proyek Bandara Wirasaba Terancam Gagal, Dipindah Lokasi

Banyumas, Obsessionnews - Pengalihan pangkalan udara milik TNI AU di Wirasaba menjadi bandara komersial terancam gagal. Persoalan izin lagaknya menjadi kendala bagi Pemprov Jateng untuk merealisasikan bandara tersebut. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan pengalihan status dari pangkalan udara TNI AU menjadi bandara komersial membutuhkan perizinan yang terlalu rumit dan waktu yang lama. "Alasan soal jarak dan pola kerjasama milik instansi militer ini membutuhkan aturan khusus dan lama. Nah kita mau cari yang cepet ya kita bangun sendiri. Nah ini alternatif yang kedua," katanya usai rapat koordinasi Pemprov Jateng dengan lima pemerintah daerah di Karesidenan Banyumas, Kamis (25/6/2015) Alternatif kedua yang dimaksud adalah dengan membangun bandara di wilayah lain. Kelima pemerintah daerah tersebut, yakni Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Cilacap mengusulkan agar membuat plan B menggantikan Bandara Wirasaba. Bupati Banyumas, Achmad Husein menjelaskan, pilihan paling tepat untuk pembangunan Bandara di barat-tengah provinsi Jateng itu ialah Desa Karangcengis Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga. Sementara lokasi alternatif lainnya, antara lain di Desa Karanganyar Kecamatan Karanganyar Kabupaten Banjarnegara, dan Kecamatan Patikraja Kabupaten Banyumas. "Dari empat lokasi yang disediakan kami sepakat memilih Desa Karangcengis karena jika dipaksakan di Banyumas tidak bisa lantaran tidak ada lahan, Pak Gubernur," kata Husein. Ganjar menerima alternatif yang disepakati. Ia berujar, pengembangan bandara Wirasaba sudah lama diusulkan naum tidak kunjung selesai. Meski begitu masih ada perlu adanya penyesuaian seperti MoU kelima Kabupaten terkait pembangunan bandara. Rencana alternatif itu ditengarai bakal membutuhkan lahan seluas 50 hektare ditambah 15 hektare Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP). Diprediksi pembangunan bandara menelan anggaran hingga Rp 3 miliar lebih. (Yusuf IH)





























