Ketupat Lodaya Polda Jabar Siagakan 2.580 Personel

Bandung, Obsessionnews - Polda Jawa Barat (Jabar) akan menurunkan 2.580 personil lengkap selama 16 hari, yaitu H-7, hari H, dan H+7 Idul Fithri 1436 H. Demikian disampaikan Kapolda Jabar Irjen Pol. Moechgiyarto saat Rapat Koordinasi lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya-2015 di Mapolda Jabar, Rabu pagi kemarin (24/06). Acara ini digelar untuk mewujudkan kesamaan visi, persepsi, dan pola tindak dalam pelaksanaan Idul Fitri 1436 H di Jawa Barat. "Pelaksanaan ini merupakan agenda rutin, untuk memantapkan dan memberikan solusi agar Operasi Ketupat Lodaya-2015 semakin baik," tutur Kapolda Jabar. Selain itu, 12.285 kekuatan dari Kodam III/Siliwangi siap membantu Polda Jabar. Total ada 30.162 personil termasuk dari Polda Jabar, TNI, Pemda, dan tokoh masyarakat yang akan terjun langsung saat Operasi Ketupat Lodaya-2015 berlangsung. Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang juga hadir mengusulkan agar Polda Jabar berkerjasama dengan instansi terkait dan juga membagi tim agar lebih fokus apabila ada masalah dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya tahun ini. "Saya usulkan adanya pembagian tim, jadi bisa terselesaikan sesuai pos nya. Misalnya, apabila ada laporan kerusakan jalan, Polda bisa menginformasikan ke Dinas Binamarga Provinsi agar bisa segera dibenahi," usul Aher. Dengan hadirnya tol Cipali, secara nyata akan membuat arus mudik ke arah utara lebih lancar. Walaupun dari pertama dibuka hingga saat ini sudah hampir 30 kasus kecelakaan terjadi, namun Aher meminta para personil dari Polda Jabar terus memaksimalkan peninjauan terutama soal penerangan, rest area dan rambu lalu lintas untuk meminimalkan kecelakaan. "Walaupun masih banyak kekurangannya, Tol Cipali akan sangat membantu melancarkan arus mudik ataupun balik Lebaran 1436 H terutama untuk jalur utara. Maka dari itu, akan terus diupayakan agar pada H-7 sudah sangat layak untuk dilintasi oleh para pemudik," tambah Aher. Jawa Barat yang merupakan Ibukota Provinsi, merupakan barometer suksesnya arus mudik atau balik lebaran. "Untuk itu kerjasama dari berbagai instansi akan sangat berperan dalam kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pada arus mudik dan balik Lebaran," ujar Aher. (Dudy Supriyadi)





























