PLTN Berbasis Teknologi Bukan SDA

PLTN Berbasis Teknologi Bukan SDA
Jakarta, Obsessionnews - Sebagai lembaga riset dan pengembangan, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bertugas dalam lingkup penelitian. Untuk eksplorasi uranium, tugas lembaga ini masih sebatas promosi non komersial. Yarianto Budi Susilo, Kepala Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir BATAN mengatakan, selama ini Indonesia belum melakukan eksplorasi uranium. Sebab Undang-Undang nomor 10 tahun 1997 tidak mengizinkannya. "Kalau ambil, harus ubah Undang-Undangnya dulu. Tapi jangan diartikan kita tidak bisa bangun PLTN. Lihat Jepang dan Korea yang impor uranium," kata Yarianto pada diskusi Energi Kita yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) di Jakarta, Minggu (7/6). Yarianto menilai, teknologi PLTN yang rencananya dibangun di Indonesia, nantinya berbasis teknologi bukan sumber daya alam. Artinya, negeri ini jelas tak perlu mengeksplorasi uranium tapi mengimpornya dari luar negeri. "BATAN bangun reaktor non komersial. Kalau ingin survive kita harus kuasai teknologinya. Jadi sebagai lembaga litbang, batan harus kuasai teknologinya," kata Yarianto. (MBJ)