Tommy: Skenario ARB dan AL Golkar Harus Gagal Ikut Pilkada

Tommy: Skenario ARB dan AL Golkar Harus Gagal Ikut Pilkada
Jakarta, Obsessionnews – Perseteruan kubu Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Bali pimpinan Aburizal Bakrie (ARB) dan kubu Golkar hasil Munas Ancol pimpinan Agung Laksono semakin memanas. Dan belum ada tanda-tanda kedua kubu tersebut berdamai. Perselisihan itu hingga kini masih bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN). Jika belum ada keputusan PTUN tentang kubu Golkar yang sah secara hukum, maka hal itu berdampak Golkar tak dapat mengikuti pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada Desember 2015. Konflik di tubuh partai beringin itu membuat Tommy Soeharto geram. Dalam dua bulan terakhir pria bernama lengkap Hutomo Mandala Putra ini gencar mengkritisi kondisi Golkar di media sosial, yakni di facebook dan twitter. Ia gencar menggalang dukungan untuk menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) sebagai solusi untuk menyelamatkan Golkar. Dia menyebut Munaslub akan digelar pada akhir Mei 2015. Dan Tommy disebut-sebut layak menyelamatkan Golkar dan menjadi ketua umum Golkar. (Baca: Tommy Soeharto Dinilai Mampu Selamatkan Golkar) “Saatnya Golkar Bangkit bersama simpatisan, Mari sukses kan MunasLub Golkar, Paling Lambat Akhir bulan Ini," katanya dalam akun facebooknya, Hutomo Mandala Putra, Minggu (10/5). Kemudian dalam status yang diposting di akun facebooknya Senin (11/5) putera bungsu Presiden kedua Indonesia Soeharto itu terang-terangan menuding ARB dan AL mempunyai skenario agar Golkar gagal mengikuti pilkada. Menurut Tommy, siapapun yang kalah di PTUN nanti 1.000% pasti akan banding lagi. Dan hal ini akan terus berlanjut sampai Golkar benar-benar dipastikan gagal mengikuti pilkada. “Skenario ARB dan AL intinya GOLKAR harus gagal ikut pilkada, teman2 DPD1 tidak perlu ragu, mari kita sukseskan Munas Luar Biasa Golkar,” katanya dalam akun facebooknya. Tommy menyatakan, penolakan terhadap Munaslub adalah bentuk upaya penggagalan islah Golkar. Golkar bukan perusahaan milik ARB atau AL. Golkar adalah partai milik rakyat, tempat rakyat menyalurkan aspirasinya untuk membangun. Oleh karena itu, katanya, kenapa harus ragu karena ada ancaman pemecatan dari masing-masing masing kubu. (Arif RH)