Mengenal Lebih Jauh tentang Wanita-wanita Tommy

Mengenal Lebih Jauh tentang Wanita-wanita Tommy
Jakarta, Obsessionnews – Popularitas Tommy Soeharto akhir-akhir ini semakin melejit karena ambisinya menyelamatkan Partai Golkar dari perpecahan. Berbicara tentang Tommy tentu tak afdol jika tak dikaitkan dengan cerita tentang wanita yang pernah dekat dengan dirinya.  (Baca Juga: Wanita-wanita Ayu di Sekeliling ‘Pangeran Cendana’ Tommy Soeharto) Tommy memiliki banyak modal untuk menaklukkan hati para wanita. Dia putera Presiden kedua Indonesia Soeharto, ganteng, pengusaha, dan pereli. Selain itu, pria bernama Hutomo Mandala Putra ini dikenal sebagai playboy. Semasa masih bujangan hingga kini menduda, pria kelahiran tahun 1962 ini dikabarkan dekat dengan sejumlah wanita, dan di antaranya berstatus janda. Siapa saja mereka? Berikut ini lebih jauh tentang wanita-wanita tersebut. Ita Mustafa [caption id="attachment_37133" align="alignright" width="249"]Ita Mustafa Ita Mustafa[/caption] Ita Mustafa dilahirkan di Jakarta tahun 1960. Namanya mencuat di kancah perfilman nasional periode 1977 – 1990-an. Ia membintangi sejumlah film, di antaranya Remaja Di Lampu Merah (1979), Gadis Kampus (1979), Gadis Penakluk (1980), Roman Picisan (1980), Selamat Tinggal Masa Remaja (1980), Yang Kembali Bersemi (1980), dan Beningnya Hati Seorang Gadis (1980). Di kala popularitasnya melejit sebagai salah seorang aktris papan atas itulah ia dikabarkan memiliki hubungan istimewa dengan Tommy. Tapi, entah mengapa, hubungan mereka tak berlangsung lama. Setelah pensiun dari dunia film, Ita jarang muncul di depan publik. Dewasa ini ibu dua anak ini aktif mengembangkan usaha restorannya di kawasan Citos, Jakarta Selatan. Nia Zulkarnaen [caption id="attachment_37134" align="alignleft" width="149"]Nia Zulkarnaen Nia Zulkarnaen[/caption] Artis lain yang dikabarkan pernah dekat dengan Tommy adalah Nia Zulkarnaen. Nia buah hati pasangan aktor Dicky Zulkarnaen dan aktris Mieke Wijaya. Nia populer di dunia film pada era 1980 – 1990-an. Film-film yang dibintanginya antara lain Darna Ajaib (1980), Cemburu Nih.. Yee...(1986), Sama Juga Bohong (1986), Jodoh Boleh Diatur (1988), Isabella (1990), dan Lagu untuk Seruni (1991). Nia dekat dengan Tommy pada tahun 1990-an. Setelah berpisah dengan Tommy, Nia menjalin aksara cinta dengan Ahmad Iskandar Zulkarnaen, seorang pembalap nasional. Hubungan mereka berlanjut ke jenjang pernikahan. Pada Mei 2002 Ahmad meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di sirkuit balap Bumi Serpong Damai (BSD), Serpong, Tangerang, Banten. Setelah itu Nia menikah dengan aktor dan musikus Indonesia, Ari Sihasale. Maya Rumantir [caption id="attachment_37135" align="alignright" width="183"]Maya Rumantir Maya Rumantir[/caption] Maya Olivia Rumantir atau yang lebih dikenal dengan nama Maya Rumantir dilahirkan di Makassar, Sulawesi Selatan, 2 April 1964. Ia adalah penyanyi pop yang mencuat popularitasnya di era 1980 hingga 1990-an. Pada tahun 1980 ia terpilih sebagai Queen of BASF Indonesia dan meraih penghargaan Golden Record untuk penyanyi pop tahun 1985-1986. Sebelumnya Maya menyabet penghargaan penyanyi cilik favorit pada 1976 dan juara ke-3 Festival Pop Singer Sulawesi Selatan. Album-albumnya adalah Rindunya Hatiku (1981), Hatiku Masih Rindu (1982), Daun-daun Kering (1982), Hatimu Hatiku (1983), Terlena (1983), Karnamu (1983), Kau yang di Sana (1983), Bukan Salahku, Bukan Juga Salahmu (1984), Manis di Bibir, Pahit di Hati (1984), Mengapa Kau Lakukan (1986), dan lain sebagainya. Kedekatannya dengan Tommy  pada tahun 1990-an mendapat publikasi yang luas di media massa. Sayang, hubungan Maya dan Tommy terputus di tengah jalan. Kabarnya, orang tua Tommy kurang sreg dengan Maya karena perbedaan agama. Setelah berpisah dengan Tommy, Maya lalu menikah dengan Takala Gerald Manumpak Hutasoit. Kini Maya dikenal sebagai senator. Pada Pemilu 2014 ia terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan Sulawesi Utara. Tata [caption id="attachment_37136" align="alignleft" width="151"]Tata Tata[/caption] Publik dikejutkan ketika tahun 1997 Tommy menikah dengan Raden Ayu Ardhia Pramesti Regita Cahyani Soerjosoebandoro atau yang akrab dipanggil Tata. Ia putera Raden Soerjosoebandoro, kerabat keraton Mangkunegaran, Solo. Soerjosoebandoro pernah menjadi kepala perwakilan perusahaan pelayaran PT Andhika Line di Singapura. Tata berpendidikan di luar negeri sejak SD. [caption id="attachment_37137" align="alignright" width="180"]Tommy dan Tata menikah tahun 1997. Tommy dan Tata menikah tahun 1997.[/caption] Pernikahan Tommy dan Tata dilaksanakan di Pendopo Agung Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, dan disiarkan di televisi. Mereka dikaruniai dua anak, yakni Dharma Mangkuluhur dan Gayanti Hutami. Tahun 2006 Tommy dan Tata bercerai. Andi Soraya [caption id="attachment_37138" align="alignleft" width="221"]Andi Soraya Andi Soraya[/caption] Setelah menyandang status duda banyak wanita yang mendekatinya, terutama kalangan artis. Salah seorang aktris yang dikabarkan pernah dekat dengan Tommy adalah Andi Soraya. Andi dilahirkan di Jakarta, 18 Juni 1976. Ia merintis kariernya sebagai model iklan, lalu terjun ke dunia sinetron dan film layar lebar. Film-film yang dibintanginya adalah Anda Puas, Saya Loyo (2008), Hantu Aborsi (2008), Ku Tunggu Jandamu (2008), Susuk Pocong (2009), Mau Dong Ah (2009), Hantu Puncak Datang Bulan (2010), Arisan Brondong (2010), Pengakuan Seorang Pelacur (2010), dan lain-lain. Perempuan bertubuh seksi ini menikah dengan Ahmad Kurnia Wibawa. Pasangan ini mempunyai seorang anak, Shawn Adrian Khulafa. Tahun 2001 Andi dan Ahmad bercerai. Penyebabnya, Ahmad tak suka Andi berkecimpung di dunia hiburan. Setelah itu Andi kumpul kebo dengan pemain Steve Emmanuel. Dari hasil kumpul kebonya itu Andi mendapat seorang anak, Darren Sterling Emmanuel. Andi lebih senang kumpul kebo daripada resmi menjadi isteri Steve. Dia menolak menikah karena masih trauma dengan pernikahan sebelumnya. Setelah puas hidup serumah tanpa ikatan tali pernikahan, Andi meninggalkan Steve. Andi kemudian mengalihkan cintanya kepada Rudi Sutopo, duda lima anak dan pengusaha minyak yang usianya 17 tahun lebih tua dari Andi. Andi dan Rudi menikah pada tanggal 18 November 2011. Andi berharap pernikahannya dengan Rudi adalah pernikahan yang terakhir. Namun, ternyata hal itu tak terwujud. Pernikahan mereka hanya berusia setahun dan berakhir dengan perceraian. Catherine Wilson [caption id="attachment_37139" align="alignright" width="261"]Catherine Wilson Catherine Wilson[/caption] Nama Tommy Soeharto juga dikait-kaitkan dengan Catherine Wilson, fotomodel, bintang film dan janda ayu. Catherine dilahirkan tanggal 25 Februari 1981. Ia berdarah Inggris (ayah) dan Indonesia-Arab (ibu). Ia bermain dalam film Cinta Silver (2005), Pesan Dari Surga (2006), Lewat Tengah Malam (2007), Tali Pocong Perawan (2008), Oh Baby (2008), Tipu Kanan Tipu Kiri (2008), dan lain-lain. Catherine menikah dengan Achmad Muchlas Arofat, pengusaha peternakan dari Malang, Jawa Timur, dan duda beranak satu, tanggal 1 Juni 2012. Pernikahan mereka hanya berusia tujuh bulan dan berakhir dengan perceraian. Manohara Odelia Pinot [caption id="attachment_37140" align="alignleft" width="153"]Manohara Odelia Pinot Manohara Odelia Pinot[/caption] Manohara Odelia Pinot dilahirkan di Jakarta, 28 Februari 1992. Ia adalah seorang fotomodel yang kemudian terjun ke dunia sinetron. Manohara memiliki darah campuran Amerika Serikat dan Bugis. Dalam usia relatif muda pada 26 Agustus 2008 ia menikah dengan Tengku Muhammad Fakhry Petra, putera ke-3 Sultan Kelantan, Malaysia. Namanya menjadi buah bibir pada April 1999 karena konflik dengan suaminya. Ia berhasil kabur ke Indonesia, Minggu 31 Mei 2009, dan tak mau lagi kembali ke pangkuan suaminya. Selanjutnya ia resmi bercerai. Semenjak kembali ke Indonesia Manohara dikabarkan dekat dengan banyak pria, termasuk Tommy Soeharto. (Arif RH)