Menlu Australia Protes Perlakuan "Mengerikan" Terhadap Keluarga Duo Bali Nine

Menlu Australia Protes Perlakuan
Canberra, Obsessionnews - Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop menggambarkan bahwa perlakuan Pemerintah Indonesia kepada duo Bali Nine, terpidana kasus narkoba Andrew Chan dan Myuran Sukumaran serta keluarganya sangat "mengerikan". Oleh karena itu, ada konsekuensi yang akan dihadapi Pemerintah Indonesia jika kedua warga Australia itu jadi dieksekusi mati. Keduanya, telah dieksekusi mati oleh tim regu tembak. Bishop mengaku naik pitam dengan beredarnya gambar keluarga Chan dan Sukumaran yang dikerumuni banyak media ketika hendak menemui terpidana mati untuk kali terakhir. Duobaline3 "Saya merasa sangat terganggu dengan sejumlah aspek dalam penanganan masalah ini," kata Bishop dalam program 7.30 di ABC. "Menurut saya, proses yang harus dialami keluarga terpidana mati hari ini sangat 'mengerikan' karena situasi di sana sangat kacau." Baca Juga: Inilah 10 Terpidana Mati yang Segera Dieksekusi "Saya merasa sangat prihatin kepada keluarga kedua pria ini. Mereka layak mendapatkan penghormatan. Mereka juga layak untuk memiliki martabat yang ditunjukkan oleh mereka di tengah kesedihan yang tak terkatakan ini." "Namun, mereka sepertinya tidak mendapatkan hal itu sekarang." Baca Juga:  Menlu Australia Gelar Doa Bersama Untuk Pasangan Bali Nine Ia memahami bahwa memanggil pulang Duta Besar Australia di Jakarta merupakan salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan Pemerintah Australia saat ini. Bishop menegaskan soal adanya dampak diplomatik bagi Indonesia jika eksekusi oleh regu tembak dilanjutkan. Bishop juga mengatakan, Pemerintah Indonesia belum memberikan pemberitahuan resmi mengenai waktu pelaksanaan eksekusi mati ke-9 terpidana mati. Ia mengatakan, Duta Besar Australia di Indonesia terus melakukan kontak dengan pejabat tertinggi di Indonesia sampai hari ini. Meski demikian, Bishop mengaku tetap optimistis terhadap peluang pembatalan eksekusi mati ini. "(Optimisme itu berupa) semacam intervensi pada menit-menit terakhir oleh Presiden Widodo. Di luar itu, saya tetap mengkhawatirkan kondisi terburuk yang dapat dihadapi oleh kedua warga Australia ini," kata Bishop.