Tim DVI Polri Bantu Evakuasi WNI di Nepal

Tim DVI Polri Bantu Evakuasi WNI di Nepal
Langkawi, Obsessionnews - Pasca terjadinya gempa bumi di Nepal, hingga saat ini masih ada beberapa warga negara Indonesia yang belum dapat dihubungi. Pemerintah Indonesia akan segera mengirimkan tim kecil untuk membantu proses evakuasi dan pencarian terhadap WNI. "Jadi ini masuk dulu (ke Nepal) mudah-mudahan hari ini atau besok tim kecil ini sudah masuk untuk evakuasi WNI yang ada di sana," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Langkawi, Malaysia, Selasa (28/4/2015). Tim kecil itu terdiri dari empat tenaga perbantuan dari Kementerian Luar Negeri dan dua dari Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Menurut Menlu tim Indonesia akan bergabung bersama organisasi internasional dari negara lain yang tengah melakukan evakuasi di sana. "Jadi komunikasi rusak semua, makanya perlu ada penerjunan tim ke lapangan," tutur Menlu. Berdasarkan data terakhir yang diterima Menlu jumlah WNI yang hilang kontak sejak peristiwa gempa sebanyak 13 orang, sedangkan 41 orang lainya sudah berhasil dihubungi dan sedang dalam proses penanganan. "Kita berharap bahwa belum dapat dihubungi itu bukan karena mengalami kecelakaan, situasi yang sulit tapi mungkin karena masalah komunikasi," katanya. Retno mengatakan akan terus berupaya dengan berbagai cara untuk melakukan pencarian dan evakuasi WNI di Nepal. Selain mengirim tim kecil, dia mengaku sudah memerintah Duta Besar RI untuk Bangladesh Iwan Wiranatha-atmadja untuk terjun ke sana. "Kita terus mencoba untuk melakukan komunikasi secepat mungkin melalui cara apapun untuk mengetahui keberadaan 13 WNI yang hilang kontak," terang Retno. Seperti diketahui, dua gelombang gempa berkekuatan 7,8 dan 6,6 skala richter (SR) mengguncang Nepal pada Sabtu 25 April 2015 siang. Negara kecil tersebut, langsung luluh lantak akibat pergerakan bumi tersebut. Gempa berkekuatan besar yang melanda Nepal tersebut menewaskan ribuan orang. Gempa Nepal merupakan yang terburuk di Asia Selatan, sepanjang 80 tahun terakhir. ‎(Has)