Jardim: Monaco Tersingkir Karena Sial

Monaco - Leonardo Jardim mengungkapkan, AS Monaco diterpa kesialan ketika menghadapi Juventus sehingga menyebabkan wakil Ligue 1 Prancis itu terpaksa tereliminasi dari Liga Champions. Bos Monaco ini merasa timnya tersingkir dari perempat-final Liga Champions bukan karena ketangguhan Juventus. Kamis (23/4) dini hari WIB, dalam duel kedua tim di leg kedua perempat-final, tuan rumah Monaco hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Akibatnya, Juve tetap mempertahankan tabungan satu gol di pertemuan pertama yang dicetak oleh penalti Arturo Vidal. Raksasa Serie A Italia itu pun melaju ke semi-final untuk pertama kali sejak musim 2002/03. Namun, Jardim merasa Juventus sebenarnya tidak cukup layak untuk menyingkirkan timnya. Di babak pertama di Stade Louis II misalnya, Monaco memprotes keras wasit karena tidak memberikan penalti setelah Geoffrey Kondogbia dijatuhkan di kotak terlarang. Itulah salah satu bentuk kesialan yang dimaksud oleh sang pelatih. “Kami sedih, tetapi kami harus tetap berkepala tegak karena kami telah bermain sangat baik. Kami tidak inferior ketimbang Juve,” tutur Jardim selepas laga. “Kami sudah menunjukkan kepada Eropa bahwa kami layak mendapatkan satu tempat di empat besar. Kami tersingkir bukan karena performa pemain. Juve lolos hanya karena mencetak sebuah gol yang bisa diperdebatkan di leg pertama,” tambahnya. (goal.com)





























