Bambang Duga Ada Pengusaha Besar Biayai Munas Golkar 'Tandingan'

Bambang Duga Ada Pengusaha Besar Biayai Munas Golkar 'Tandingan'
Jakarta, Obsessionnews - Kasus pemalsuan mandat dalam Munas Partai Golkar di Ancol yang diproses hukum di Bareskrim Mabes Polri Jalan terus. “Dan akan ada satu lagi Tersangka yang bakal diumumkan yang gunakan mandat palsu orang mati dari Sumenep,” kata Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI kubu Aburizal Bakrie, Bambang Soesatyo, Rabu (22/4/2015). “Proses penyidikan terus berkembang dan akan masuk kepada pelaku utama atau aktor intelektual pemalsuan dokumen munas. Termasuk pejabat Kemenkumham yang diduga ikut dalam permainan pemalsuan atau henky-penky dalam munas jadi-jadian tersebut,” ujar Anggota Komisi III DPR yang membidangi Hukum dan Kepolisian. Bambang menyebutkan, ada informasi yang sedang diselidiki, adanya keterlibatan pejabat Kemenkumham dalam merekayasa Munas tersebut. “Diduga pejabat Kemenkumham itulah yang menganjurkan kepada kubu Agung Laksono untuk segera menyelenggarakan munas tandingan pasca Munas Golkar yang resmi di Bali sebelum lewat masa pendaftaran tujuh hari sebagaimana telah diatur dalam UU Parpol,” paparnya. Lebih dari itu, lanjut Bambang, ada informasi pemeriksaan juga akan mengarah pada dugaan keterlibatan pengusaha kesohor yang membiayai dan menjadi donatur dari munas jadi-jadian tersebut,” tambahnya. Bambang menambahkan, pemeriksaan laboratorium atas surat-surat palsu dan asli juga sudah dilakukan dengan penyitaan sejumlah dokumen mandat asli yang diduga palsu oleh Bareskrim Polri dari Direktorat Dirjen AHU Kemenkunham beberapa waktu lalu. (Asma)